Ada antusiasme berbeda ketika operator seluler Indonesia pertama kali mengkomersilkan layanan 3G pada akhir tahun 2006 silam. Ketika itu kecepatan layanan internet 3G hingga 2Mbps terasa sudah sangat mumpuni untuk hampir semua keperluan sehari-hari. Belum ada iPhone, belum ada Android dan banyak orang masih bangga dengan ponsel Nokia yang mereka pegang. Jangkauan 3G saat itu pun terbatas hanya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Medan dan Surabaya.

7 tahun berlalu dan kini layanan 3G sudah hadir di hampir semua kota di Indonesia. Kecepatan maksimum layanan 3G pun telah meningkat cukup signifikan menjadi 7.2Mbps, meski harus kita akui belum semua tempat yang terjangkau 3G memperoleh kecepatan hingga setinggi ini karena berbagai faktor. Sekarang keberadaan ponsel, tablet dan USB modem di Indonesia yang memanfaatkan jaringan 3G semakin murah dan semakin lumrah.

Ada antusiasme tertahan tampak ketika operator seluler Indonesia menguji coba LTE, layanan seluler penerus 3G, di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang berlangsung di Bali pada 1-8 Oktober 2013 lalu yang dihadiri oleh pemimpin dan orang-orang penting dari negara-negara Asia Pasifik di mana sebagian dari mereka berasal dari negara-negara yang sudah mengkomersilkan LTE sehingga hampir dapat dipastikan akan membawa ponsel atau tablet dengan kemampuan LTE.

World-LTE-Map-2013-GGpeta adopsi LTE per juni 2013*
Merah : Negara dengan LTE komersial
Biru tua : Negara sedang mempersiapkan LTE komersial
Biru muda : Negara baru uji coba LTE

Operator seluler Indonesia sudah menunjukan kesiapannya menggelar layanan LTE. Tidak sedikit para pengguna ponsel cerdas dan tablet di berbagai kota besar di Indonesia yang sudah tidak sabar untuk menikmatinya. Antusiasme itu tertahan oleh regulasi Kementrian Komunikasi dan Informasi RI yang baru akan mengizinkan komersialisasi layanan LTE di Indonesia pada 2014. Beberapa analis memperkirakan ponsel dan tablet LTE murah akan segera membanjiri Indonesia segera setelah layanan seluler tersebut dikomersilkan.

Pada saat operator seluler melakukan uji coba LTE pada KTT APEC 2013 di Bali, PT MLW Telecom juga berkesempatan untuk turut menguji SpeedUp Modem 4G LTE yang mereka klaim sebagai USB modem pertama di Indonesia untuk operator jaringan LTE. Hasil uji coba perangkat ini menunjukan bahwa pengguna dapat mengunduh 10 lagu MP3 hanya dalam hitungan detik dan unduhan film HD (4GB) dapat selesai hanya dalam hitungan menit. Secara teknis SpeedUp Modem 4G LTE ini mendukung kecepatan unduh hingga 100Mbps dan unggah hingga 50Mbps.

SpeedUp-USB-LTE-GG
Selain USB modem LTE, PT MLW Telecom juga tengah menguji SpeedUp MiFi 4G LTE yang merupakan portable WiFi yang dapat membagi koneksi internet hingga 68Mbps kepada 10 perangkat (ponsel, laptop dan tablet) berbeda pada saat yang bersamaan. Dengan baterai berkapasitas 2.900mAh yang terpasang di dalamnya, PT MLW Telecom mengklaim SpeedUp MiFi 4G LTE dapat digunakan hingga 10 jam di jaringan 3G. Sementara untuk jaringan LTE, perangkat ini mampu bertahan hingga 8 jam.

SpeedUp-MiFi-LTE-GG
SpeedUp Modem 4G LTE dan SpeedUp Mifi 4G LTE akan mulai tersedia di pasaran segera setelah regulasi pemerintah dimatangkan untuk pengoperasian jaringan LTE di Indonesia pada 2014 mendatang. Hingga saat ini PT MLW Telecom belum mengumumkan harga dari kedua produk barunya tersebut.

*image via wikipedia

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.