Saat ini smartphone termasuk kebutuhan primer masyarakat. Smartphone tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi semata, namun juga untuk bekerja dan bermain. Namun, sudah menjadi rahasia umum bahwa smartphone yang beredar di pasaran memiliki daya tahan batere yang sangat kurang. Hal ini mungkin terjadi karena perkembangan smartphone itu sendiri yang begitu cepat tidak diimbangi dengan perkembangan batere yang “agak” lambat.

Salah satu solusi praktis untuk menanggulangi hal tersebut adalah powerbank. Ya, alat penyimpan tenaga ini sedang menjadi salah satu tren di masyarakat. Dengan powerbank, kita tidak perlu lagi repot-repot mencari colokan listrik ketika kita sedang bepergian (saat ini colokan listrik seperti harta karun (baca: langka dan berharga), apalagi di tempat yang memiliki koneksi hotspot yang cepat). Namun, banyaknya produk powerbank yang beredar di pasaran membuat kita bingung untuk memilih powerbank yang tepat. Nah, penulis sudah menyiapkan beberapa tips untuk memilih powerbank yang tepat.

1. Pilihlah daya sesuai kebutuhan

Daya yang ada di dalam powerbank (mAh/miliamp hour) sama dengan daya yang ada di dalam batere smartphone kita (maupun batere perangkat lainnya). Analoginya, jika kita memiliki smartphone dengan batere 2000 mAh dan powerbank 5600 mAh, maka kita dapat mengisi ulang batere smartphone kita sebanyak 2x. Patut diperhatikan juga ukuran powerbank yang ingin kita beli. Powerbank yang memiliki daya besar biasanya memiliki ukuran yang besar pula, hal ini dikarenakan ukuran batere yang ada di dalamnya juga lebih besar.

2. Jangan tergiur harga murah

Tidak semua powerbank yang beredar di pasaran memiliki kualitas yang bagus. Ada beberapa yang malah justru dapat mengakibatkan kerusakan pada smartphone kita. Penulis menyarankan untuk membeli powerbank dengan merek yang sudah ternama. Bisa juga memilih powerbank yang menggunakan batere cell Jepang, karena batere cell Jepang memiliki kualitas lebih baik dibandingkan batere cell Taiwan/Cina. Namun, powerbank yang menggunakan batere cell Jepang biasanya memiliki harga yang lebih tinggi (bisa 1.5-2x lipat) dibandingkan powerbank yang menggunakan batere cell Taiwan/Tiongkok.

3. Gunakan dengan wajar

Powerbank lazimnya memiliki dua buat output, yakni 1 ampere (biasanya usb sebelah kiri) dan 2 ampere (biasanya usb sebelah kanan). Jangan asal colok smartphone kamu di kedua lubang tersebut! Perhatikan spesifikasi dari charger bawaan smartphone kamu, dan coloklah di lubang yang seharusnya (smartphone biasanya menggunakan 1 ampere, tablet 2 ampere). Penggunaan powerbank yang tidak lazim dapat menimbulkan kerusakan pada smartphone kamu (kasus batere drop paling sering terjadi).

Sumber gambar: www.kaskus.co.id

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Product Admin/Content Editor at tokopedia.com. Casual gamer | tech-writer @gadgetgaul | gadget enthusiast. Follow me on Twitter @juarazr