Berbeda dengan Galaxy S7 & Note 7, Samsung meletakkan sensor sidik jari di sisi belakang bodi ponsel pada Galaxy S8 & Note 8. Ini dikarenakan kedua flagship Samsung tersebut memiliki layar luas minim bezel di sisi depannya. Namun sayangnya, tidak semua orang menyukai perpindahan lokasi sensor tersebut.

Tidak seperti Google Pixel dan ponsel lainnya yang menyematkan sensor sidik jari di tengah belakang ponsel, Samsung meletakkan sensor tersebut di sebelah kanan sensor kamera. Akibatnya, sensor kamera seringkali tersentuh secara tidak sengaja, dan dapat mengakibatkan hasil foto yang kurang maksimal akibat kotor pada kaca kamera. Di Galaxy Note 8, Samsung memindahkan posisi LED flash di antara sensor kamera dan sensor sidik jari. Tentu dapat meminimalisir permasalahan di Galaxy S8, tapi pengguna tetap mengeluhkan posisi sensor yang terlalu ke atas.

Hingga saat ini, belum ada produsen ponsel yang berhasil menyematkan sensor sidik jari yang menyatu di balik layar. Vivo memang sudah sempat merilis konsep ponsel dengan sensor sidik jari terintegrasi pada layar, dan akan menjadi yang pertama mempelopori teknologi tersebut. Nyatanya, hingga Vivo V7+ dirilis kemarin, sensor sidik jari masih diletakkan di belakang ponsel.

Dikutip dari UberGizmo, Samsung telah mengajukan sebuah hak paten dengan otoritas di Korea Selatan, Kipris. Detil paten tersebut terungkap jika Samsung akan kembali menyematkan sensor sidik jari di depan, di sisi bawah ponsel. Fisik sensor akan jauh lebih kecil agar muat pada bezelnya yang ramping, serta diklaim jauh lebih cepat dari generasi sebelumnya.

gs9_fs_1

Dari gambar paten yang tersedia, terlihat jika Samsung akan menyematkan sensor sidik jari tersebut tepat di bagian bawah layar ponsel, menyatu seperti kamera depan Essential Phone atau iPhone X. Kemungkinan sensor ini juga akan menggantikan tombol home virtual seperti pada Galaxy S8.

gs9_fs_2

Apakah ini merupakan plan B dari Samsung? Jika di awal tahun 2019 nanti teknologi sensor sidik jari di bawah layar belum bisa terealisasi secara penuh, maka masuk akal jika perusahaan asal Korea Selatan tersebut mencari cara lain untuk meningkatkan fitur keamanan pada flagship rilisan terbaru mereka nantinya. Kita nantikan saja ya, Gadgeteers.

Via ubergizmo.com

Featured Image via: GalaxyClub/Kipris

WN

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Tech & gadget enthusiast. Part of @nokianesia. @prasetyoh on Twitter.