Intel adalah salah satu produsen prosesor desktop terbesar di dunia. Namun, kebesaran namanya di dunia desktop menjadi redup ketika memasuki dunia mobile. Sebut saja Qualcomm dan Mediatek, keduanya saat ini merajai pasar prosesor mobile. Demi mendapatkan tempat di hati para pecinta gadget mobile, Intel memberanikan diri untuk masuk ke dunia mobile dengan mengunggulkan prosesor Intel Atom. Setelah Lenovo K900 dan ASUS Fonepad, Samsung, produsen elektronik asal Korea Selatan menggunakan Intel Atom pada produk tablet terbarunya. Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ merupakan generasi terbaru dari keluarga Galaxy Tab kelas 10-inch.

Jpeg

Spesifikasi :
1.6GHz dual-core processor, 1GB RAM, 16GB storage, WiFi b/g/n, 3.15MP rear + 1.3MP front camera, Bluetooth, up to 64GB microSD Slot, 6.800mAh battery, MicroSIM, 10.1-inch (1280×800, 149ppi) TFT, Android 4.2 Jelly Bean

Kelengkapan:
1 Unit Samsung Galaxy Tab 3 10.1″
1 Unit Charger
1 Unit Earphone
1 Buku Manual dan Kartu Garansi
1 Voucher Speedy Instant Card (Bonus Promo)

Jpeg

Jpeg

Jpeg
Desain dan Layar

Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ masih menggunakan desain yang sama dengan keluarga Galaxy lainnya. Menggunakan bahan plastik glossy yang cukup licin dan meninggalkan sidik jari. Aksen metal pada pinggirannya membuat tablet “plastik” ini terlihat lebih mewah. Peletakan logo Samsung dan tiga tombol kapasitif di framenya menunjukkan bahwa tablet ini lebih cocok untuk digunakan dalam posisi landscape.

Jpeg

Jpeg
Layarnya memiliki resolusi 1280 x 800, bisa dibilang cukup rendah jika dibandingkan resolusi layar yang sedang menjamur saat ini (1920 x 1080 a.k.a Full HD). Dengan tingkat kerapatan pixel hanya 149 ppi, terlihat sedikit jaggies pada tulisan ataupun gambar yang ditampilkan. Jenis layar yang digunakan pun bisa dibilang tidak istimewa, hanya menggunakan TFT LCD biasa. Padahal menurut penulis akan menjadi nilai lebih jika Samsung menggunakan layar berjenis IPS, AMOLED, ataupun PLS. Walaupun begitu, jika digunakan untuk menonton video ataupun membaca ebook/manga, Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ masih nyaman untuk dipandang.

User Interface

Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ menggunakan tema TouchWiz ala Samsung. Bagi Anda yang sudah pernah menggunakan smartphone/tablet Samsung sebelumnya, pastinya tidak asing lagi dengan TouchWiz. Tema ini kaya akan fitur. Salah satunya adalah Anda dapat menambahkan widget pada lockscreen. Pada homescreen Anda disuguhkan beberapa icon dan widget. Jika membuka menu utama, terlihat berbagai macam aplikasi yang terinstall. Pada bagian atas, ada toolbar drop down yang bisa digeser ke bawah. Di sini Anda akan menemukan beberapa fungsi menghidupkan/mematikan cepat seperti WiFi, Bluetooth, Airplane mode, dsb. Ada juga slider yang dapat digunakan untuk mengatur tingkat kecerahan layar.

17

18

19

20
Tema yang indah tentunya memakan resource yang tinggi. Disinilah terlihat kelemahan dari penggunaan RAM 1GB pada Samsung Galaxy Tab 3 10.1″. Terjadi sedikit lag pada saat berpindah halaman atau pada saat membuka aplikasi. Namun jika Anda mengganti tema dengan tema 3rd party yang ada di Play Store, misal Apex Launcher atau Nova Launcher, lag tersebut tidak terjadi lagi.

Benchmark dan Performa

Penulis mencoba beberapa benchmark terkenal seperti Antutu, Quadrant, 3D Mark, dan Vellamo. Berikut hasilnya:

12

14
Pada Antutu terlihat Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ mendapatkan skor sebesar 18555, menempatkannya di atas Samsung Galaxy S3. Kinerja yang cukup apik dari Intel Atom Z2560 mengingat “hanya” dual core (walaupun hyper-threaded). Di Quadrant pun Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ mendapatkan skor yang cukup besar, yakni 6128. Perbedaan yang cukup besar dari Galaxy Tab sebelumnya yang dapat dilihat pada gambar hanya mencetak skor 2600-an.

11 10
Kinerja yang cukup baik juga ditampilkan pada 3D Mark. Dengan menggunakan preset Ice Storm Extreme, Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ mendapatkan skor 3594. Patut diingat bahwa 3D Mark adalah benchmark yang menitik beratkan pada GPU, sehingga skor 3594 yang mungkin di bawah smartphone atau tablet Android terkini karena Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ menggunakan GPU kelas menengah, yakni PowerVR SGX 544MP2. Intel Atom menunjukkan taringnya pada Vellamo, mendapatkan skor 1713 yang membuatnya melampaui beberapa smartphone papan atas seperti Samsung Galaxy S4 atau HTC One.

Namun perlu diingat, benchmark yang penulis lakukan bukanlah segala-galanya. Ini hanya menjadi patokan dasar saja dalam menilai performa. Sebab, pada prakteknya penggunaan sehari-hari tidak terlalu terasa perbedaan skor benchmark. Penulis mencoba memainkan game HD dengan grafik cukup bagus, seperti FIFA 14, GT Racing 2 Free, dan Dead Trigger 2, semuanya mulus tanpa kendala. Game kasual seperti Despicable Me, Temple Run 2, dan Subway Surfer juga tidak mengalami kendala sedikit pun.

Untuk pemutaran video, penulis mencoba memutar video 720p dan 1080p hasil kompresi (ukuran file di bawah 3GB) format mkv dan mp4 dengan menggunakan aplikasi MX Player. Kedua video tersebut dapat diputar dengan lancar tanpa putus-putus. Untuk pemutar musik sendiri, penulis menggunakan pemutar musik bawaan TouchWiz yang sudah cukup lengkap fiturnya. Suara yang dikeluarkan Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ terbilang cukup nyaring jika lewat speaker, walaupun agak cempreng. Jika menggunakan earphone/headphone, keluaran suaranya terbilang baik. Namun, siapa yang mau menjadikan tablet 10-inch untuk pemutar musik portable?

Performa baterainya pun cukup gemilang. Dengan mode WiFi, penulis mendapatkan 6-7 jam pemakaian full (game, internetan, social media, menonton video, membaca e-book/manga).

Kamera

Samsung Galaxy Tab 3 10.1″ memiliki kamera utama sebesar 3 megapixel dan kamera depan 1.2 megapixel. Hasil jepretannya terbilang standar dan tidak ada yang istimewa untuk ukuran tablet. Pada tempat yang kurang cahaya, terlihat banyak noise pada gambar. Beberapa sample gambar yang penulis ambil dengan menggunakan kamera utama:

9Foto objek indoor dengan cahaya lampu neon.

13Foto indoor tanpa bantuan lampu, hanya sinar matahari

15Hasil foto Outdoor

Kesimpulan

Samsung Galaxy Tab 3 10.1 merupakan sebuah tablet 10 inchi yang ditujukan untuk segmen menengah. Prosesor Intel Atom Z2560 bekerja dengan baik, sayangnya hanya dibarengi dengan memory RAM 1GB. Jika saja menggunakan RAM 2GB seperti Lenovo K900, mungkin kinerjanya akan lebih baik lagi. Untuk sektor kamera memang Samsung Galaxy Tab 3 10.1 agak tertinggal dari kompetitor yang mungkin sudah menyematkan kamera 5 atau 8 megapiksel dengan sensor yang lebih baik. Akan tetapi, tablet bukanlah sebuah gadget yang enak untuk dipake mengambil gambar karena ukurannya yang terlalu besar. Berada di kisaran harga 4,6 jutaan, Samsung Galaxy Tab 3 10.1 cocok bagi Anda yang menginginkan tablet dengan performa oke untuk bermain games, menonton video, ataupun membaca e-book/manga.

The Good:
– Prosesor Intel Atom Z2560 1.6GHz yang cukup kencang.
– Kustomisasi berlimpah dari TouchWiz.
– Baterai cukup irit.

The Bad:
– Resolusi layar kurang maksimal.
– RAM hanya 1GB.
– Kamera yang biasa saja.

Semua gambar, kecuali screenshot dan pengujian kamera, diambil menggunakan Lenovo K900 dengan Lenovo SuperCamera, mode auto. 

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Product Admin/Content Editor at tokopedia.com. Casual gamer | tech-writer @gadgetgaul | gadget enthusiast. Follow me on Twitter @juarazr