Tidak seperti biasanya, tahun 2013 Apple memperkenalkan 2 jenis iPhone baru sekaligus yakni iPhone 5c dan iPhone 5s. Di acara peluncuran tersebut Apple juga mengumumkan rilis iPhone 4s kapasitas 8GB dan stop produksi iPhone 5. Apple akan mulai menjual iPhone 4s, iPhone 5c dan iPhone 5s pada 20 September 2013 di Amerika Serikat, Australia, Kanada, Tiongkok, Perancis, Jerman, Jepang, Singapura dan Inggris Raya. Ada sekitar 100 negara lainnya yang baru akan mendapat jajaran iPhone terbaru ini pada Desember 2013.

 Sensor Sidik Jari

TouchID-iPhone5s-GG
Apple membeli perusahaan (sekaligus paten) keamanan jaringan dan perangkat bergerak asal Israel bernama Authentec pada Juli 2012. Hasil dari akuisisi tersebut kini terlihat setelah munculnya sensor sidik jari pada iPhone 5s. Sensor ini kemudian digunakan untuk login ke iPhone dan otorisasi pembelian di Apple App Store yang selama ini mengandalkan passcode.

Sidik jari hasil sensor tersebut hanya akan tersimpan pada sebuah chip di dalam prosesor A7 dan bukan di flash drive, iCloud mapun server Apple lainnya. Apple menyatakan belum akan memberikan akses ke data sidik jari maupun sensor fingerprint ke para pengembang aplikasi iOS. Itu berarti dalam waktu dekat kita belum akan melihat aplikasi yang memanfaatkan sensor baru ini.

Penggunaan sensor sidik jari dibandingkan dengan passcode pada iPhone 5c, selain mempermudah dan mempercepat proses login ponsel juga relatif lebih aman dari usaha penjebolan akses ponsel baik secara fisik maupun dengan perangkat lunak.

 Meski terlihat inovatif, Apple bukanlah produsen ponsel pertama yang menggunakan sensor sidik jari untuk login ponsel. Tahun 2011 Motorola telah merilis ponsel Android bernama Atrix yang telah dilengkapi dengan sensor sidik jari. Tidak banyak pengguna Android yang tahu dan peduli. Namun setelah Apple merilis iPhone 5s dengan sensor sidik jari, inilah hasil survey pengguna Android :

TouchID-Android-GG

iWork Gratis

Selama ini aplikasi office seperti pengolah kata, pembuat presentasi dan pengolah angka pada iOS dan Android merupakan aplikasi berbayar. Bersamaan dengan peluncuran iPhone 5c dan 5s, Apple juga mengumumkan akan menggratiskan beberapa aplikasi berbayar tersebut bagi setiap perangkat iOS 7 baru yang terjual. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah :

iWork-Gratis-GG
1) iPhoto : Rp49.000
2) iMovie : Rp49.000
3) Pages : Rp95.000
4) Keynote : Rp95.000
5) Numbers : Rp95.000

Total nilai aplikasi-aplikasi berbayar yang digratiskan tersebut adalah sebesar Rp383.000. Lumayan.. =)

Setelah Microsoft menggratiskan Office di Windows Phone 8 dan Apple menggratiskan iWork di iOS 7, apakah Google juga akan menggratiskan aplikasi serupa di Android? Atau diam saja dan membiarkan pengguna Android menggunakan aplikasi produktivitas gratis dari pihak ketiga? Kita lihat saja..

Harga

Desas-desus Apple akan meluncurkan iPhone berbahan plastik dengan harga yang lebih terjangkau mulai beredar sejak beberapa bulan sebelum acara peluncuran. Banyak orang berharap Apple akan merilis iPhone murah tersebut dengan harga tidak lebih dari setengah harga iPhone 5 yakni di bawah Rp4 juta.

Apple benar-benar meluncurkan iPhone 5c berbahan plastik dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga iPhone 5 tapi harganya US$549 (± Rp6.450.000) untuk kapasitas 16GB dan US$649 (± Rp7.625.000) untuk kapasitas 32GB. Harga tanpa kontrak operator seluler tersebut hanya lebih murah US$100 dibandingkan dengan harga iPhone 5.

Dengan demikian produsen ponsel Android tidak perlu risau tentang kemungkinan akan banyak penggunanya yang beralih ke iPhone karena harga yang (jauh) lebih murah. Harga iPhone 5c relatif masih belum mampu menyentuh segmen yang lebih luas yakni pada ponsel Android kelas menengah dan bawah.

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
5 Years in IT Retailer, Startup owner, Gadget Enthusiast, Social Media Professional, Wordsmith, Amateur Jester.