Dalam beberapa tahun terakhir teknologi perangkat keras maupun perangkat lunak gadget berkembang dengan pesat. Perkembangan teknologi gadget yang cepat ini menyisakan beberapa masalah yang belum bisa diselesaikan oleh gadget tercanggih saat ini sekalipun. Salah satu di antara masalah tersebut adalah baterai yang terasa cepat habis. GadgetGaul menemukan beberapa solusi masalah baterai yang tidak pernah cukup tersebut yang mungkin baru akan digunakan secara umum setidaknya di 3-5 tahun ke depan :

1) Pengisian Baterai Nirkabel

Pengisian baterai tanpa menggunakan kabel yang pertama dan sudah mulai dijual untuk umum adalah dengan memanfaatkan induksi medan elektromagnetik untuk memindahkan energi antara 2 objek. Untuk mengisi baterai dengan teknologi nirkabel ini, kita cukup meletakan gadget di sebuah tatakan yang berfungsi sebagai stasiun pengisian baterai.

Wireless Charing via GadgetGaul.com

image via ubergizmo

Untuk gadget yang tidak bisa lepas-pasang baterai, gadget tersebut perlu sebelumnya dipasangi sebuah casing khusus yang berfungsi untuk memindahkan energi dari tatakan tersebut. Sedangkan gadget yang bisa lepas pasang baterai, kita cukup selipkan sebuah kartu tipis khusus mirip SD Card di sela-sela pin baterai gadget tersebut sebelum menempelkannya pada tatakan.

Keuntungan menggunakan teknologi ini adalah kita bisa isi baterai beberapa jenis gadget sekaligus tanpa perlu lagi direpotkan oleh kabel charger yang banyak, panjang, berbelit dan sering kali mengganggu pemandangan. Karena tatakan yang dibutuhkan untuk memindahkan energi listrik masih membutuhkan kabel untuk dihubungkan dengan stop kontak, kami pikir teknologi ini lebih cocok untuk digunakan untuk pengisian baterai di rumah atau kantor.

WiFi Charging via GadgetGaul.comimage via gajitz.com

Pengisian baterai tanpa menggunakan kabel yang kedua dan belum populer namun sempat muncul pada pameran Consumer Electronic Show (CES) 2010  adalah mengisi baterai gadget dengan melalui WiFi 2.4GHz dengan menggunakan sebuah perangkat mirip USB modem.

Teknologi ini sejatinya lebih praktis dibandingkan dengan teknologi pengisian baterai nirkabel sebelumnya yang membutuhkan tatakan yang terhubung ke stop kontak listrik. Tantangan pengguna teknologi pengisian baterai nirkabel yang kedua ini adalah mereka perlu menemukan hotspot WiFi terlebih dahulu yang saat ini jumlahnya masih relatif sedikit.

Keberhasilan mega proyek Telkom bernama Indonesia WiFi (WiFi.Id) yang ingin memasang ratusan ribu hotspot WiFi di tempat-tempat strategis seluruh Indonesia sedikit banyak akan ikut membantu mempopulerkan teknologi pengisian baterai nirkabel ini di masa yang akan datang.

2) Baterai fleksibel

Flexible Battery  via GadgetGaul.com

Sering lihat gambar ponsel konsep masa depan yang bisa ditekuk? Baterai fleksibel ini akan menjadi salah satu komponen penting pendukung keberadaan ponsel konsep masa depan itu.

Awal bulan Agustus 2012 ini, sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Professor Keon Jae Lee dari Institut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Tingkat Lanjut Korea Selatan (KAIST) mengumumkan keberhasilan mereka dalam mengembangkan baterai fleksibel yang mampu mempertahankan energi yang tersimpan di dalamnya meski dilipat atau ditekuk berkali-kali tanpa mengurangi tegangan yang dihasilkan.

3)  Pengisian Baterai Super Cepat

Saat ini kita sekitar butuh 2-3 jam untuk mengisi baterai ponsel, tablet atau laptop kita dari kosong hingga penuh.

Sebuah tim riset yang terdiri dari 4 mahasiswa doktoral Universitas Ulsan yang dibiayai sebagian oleh kementrian pendidikan, ilmu pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan beberapa waktu lalu telah menerbitkan jurnal penelitian mereka berjudul “Carbon-Coated Single-Crystal LiMn2O4 Nanoparticle Clusters as Cathode Material for High-Energy and High-Power Lithium-Ion Batteries

Penelitian ini sangat penting untuk mengatasi batasan kecepatan pengisian baterai saat ini. Teknologi yang dibahas pada jurnal tersebut memungkinkan baterai untuk dapat diisi 30 hingga 120 kali lebih cepat dari teknologi baterai yang umum digunakan saat ini. Bayangkan di masa depan kita dapat mengisi baterai gadget kita dari kosong hingga penuh dalam waktu 1 – 3 menit saja.

Jika ketiga teknologi baterai masa depan ini dapat benar-benar terwujud dan digunakan secara umum, apakah gadget kita masih akan mengalami kehabisan baterai seperti saat ini?Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.