Ajang Consumer Electronic Show (CES) 2017 telah berakhir, namun ajang pameran elektronik tahunan terbesar ini menyisakan berita yang tidak menyenangkan. Dua unit prototipe laptop Razer yang paling mendapat banyak perhatian di pameran ini, Project Valerie, dicuri oleh pihak yang sampai saat ini belum bisa diidentifikasi.

“Saya baru mendapat kabar kalau dua prototipe kami dicuri dari booth kami di CES. Kami sudah mengisi laporan yang dibutuhkan dan saat ini sedang bekerja sama dengan manajemen dan juga pihak berwajib untuk mengurus hal ini,” tulis CEO Razer Min Liang Tan di halaman Facebooknya.

Razer Project Valerie

Tan juga menawarkan hadiah maksimal U$25.000 atau sekitar Rp335 juta bagi para pihak yang bisa memberikan informasi penting melalui email ke legal@razerzone.com yang akhirnya berujung pada penangkapan sang pencuri. “Kami memperlakukan pencurian, atau bahkan jika relevan, mata-mata industri dengan sangat serius. Ini adalah kecurangan, dan kami sangat tidak menyukai kecurangan. Hukuman untuk kejahatan semacam ini sangat kejam, dan orang yang melakukan ini jelas bukan orang yang pintar,” tutup Tan dalam postingannya itu.

Razer Project Valerie

Sampai saat ini, informasi yang mengenai pencurian laptop dengan konsep 3 monitor yang masing-masing beresolusi 4K ini masih sangat sedikit. Pihak Razer hanya mengatakan jika laptop tersebut dicuri sekitar pukul 4 sore pada hari Minggu, hari terakhir CES 2017. Kejadian ini tentu mengingatkan Razer akan pencurian prototipe laptop Razer Blade pada tahun 2011 lalu, yang mengambil tempat di pusat riset dan pengembangan mereka di San Fransisco.

via Theverge.com
WN

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Seorang penggila teknologi yang menyukai 3D modelling dan motion graphic, diselingi dengan menulis dan membuat video.