Garansi memberikan perlindungan terhadap kerusakan gadget yang diakibatkan oleh cacat produksi. Berbeda dengan asuransi, perlindungan garansi tidak meliputi kerusakan gadget yang diakibatkan oleh kesalahan pengguna baik disengaja maupun tidak. Ada berbagai macam istilah garansi pada gadget yang beredar. Mari kita kenali supaya dapat kita optimalkan keuntungan saat klaim garansi pada gadget yang sudah kita beli dan menghindarkan kita dari membeli gadget dengan jenis garansi yang tidak kita inginkan.

1) Garansi toko / distributor / resmi

Klaim garansi gadget dengan garansi toko hanya dapat Gadgeteers lakukan di toko atau jaringan toko tersebut dan tidak dapat Gadgeteers lakukan di distributor atau service center produk tersebut. Gadget dengan garansi toko biasanya memiliki harga jual yang lebih murah dibandingkan dengan jenis garansi lainnya karena cakupan layanan klaim garansi yang tidak seluas jenis garansi lainnya. Meskipun demikian tidak ada jaminan proses klaim gadget garansi toko ini pasti akan lebih sulit atau lebih lama dibandingkan dengan proses klaim garansi lainnya

Klaim garansi gadget dengan garansi distributor dapat Gadgeteers lakukan di kantor distributor atau service center distributor tersebut namun tidak berlaku di service center resmi merek gadget tersebut (jika ada). Klaim juga mungkin Gadgeteers lakukan melalui toko tempat beli namun prosesnya kemungkinan akan jadi lebih lama dibandingkan dengan Gadgeteers mengklaim langsung ke kantor atau service center distributor mengingat toko juga harus membawa gadget tersebut ke kantor atau service center distributor. Jika di kotamu tidak ada kantor atau service center distributor memang lebih mudah dan hemat untuk mengklaimnya melalui toko tempatmu membeli.

Klaim garansi gadget dengan garansi resmi dapat Gadgeteers lakukan di service center merek gadget tersebut. Beberapa merek gadget ternama telah memiliki jaringan service center yang tersebar luas di berbagai kota besar di Indonesia. Kemudahan menjangkau lokasi klaim garansi inilah yang membuat harga gadget dengan garansi resmi relatif lebih mahal dibandingkan dengan garansi toko atau distributor. Meskipun demikian tidak ada jaminan proses klaim gadget garansi resmi ini pasti akan lebih mudah atau lebih cepat dibandingkan dengan proses klaim garansi lainnya.

2) Garansi servis & spare part

Dengan garansi servis, klaim garansi atas kerusakan pabrik yang gadget berarti kita tidak perlu membayar apapun untuk layanan perbaikan yang teknisi service center lakukan namun (jika perlu) kita harus membayar spare part pengganti untuk membuat gadget kita kembali berfungsi normal.

Sebuah gadget dengan masa garansi 1 tahun atau kurang umumnya telah terlindungi dengan garansi servis dan spare part sekaligus. Beberapa jenis/merek gadget yang bergaransi lebih dari 1 tahun sering kali memisahkan kedua jenis garansi ini. Misalnya ada suatu gadget dengan garansi 3 tahun ternyata hanya 1 tahun pertama yang bergaransi penuh (servis & spare part) lalu sisa 2 tahun terakhir hanya garansi servis alias jika perlu pergantian spare part, kita harus membayarnya.

3) Garansi tukar baru (1-to-1 replacement)

Klaim garansi 1-to-1 replacement berarti menukar produk yang mengalami kerusakan (tentu bukan karena kesalahan pengguna) dengan produk yang baru. Di Indonesia garansi jenis ini dapat kita temukan pada produk yang setelah rusak tidak dapat diperbaiki lagi atau bagi si produsen lebih murah mengganti baru dibandingkan dengan memperbaikinya seperti RAM, flash disk, baterai, MicroSD, external hard disk dan wireless router.

4) Garansi seumur hidup (lifetime warranty)

Mendengar istilah ini, sebagian orang langsung menganggapnya sebagai garansi seumur hidup si pembeli. Garansi seumur hidup atau yang biasa juga disebut dengan lifetime warranty melindungi produk yang dibeli selama produk tersebut masih diproduksi atau selama distributor/service center masih memiliki stok produk tersebut.

Jika produsen sudah menghentikan produksi produk tersebut dan distributor/service center tidak lagi memiliki stok produk tersebut maka mereka yang mengklaim garansi akan mendapatkan tawaran untuk tukar tambah dengan versi terbaru produk tersebut. Jika versi produk tersebut sudah tidak diproduksi lagi maka pengklaim garansi biasanya akan ditawarkan untuk tukar tambah ke versi yang lebih tinggi dengan menambah sejumlah uang.

Produk dengan garansi seumur hidup (lifetime warranty) seperti RAM & MicroSD juga bergaransi tukar tambah (1-to-1 replacement) namun produk bergaransi tukar tambah seperti beberapa merek wireless router tertentu & baterai tidak bergaransi seumur hidup.

5) Garansi perbaikan di tempat (on-site warranty)

Jika gadget yang kamu beli dengan jenis garansi ini mengalami masalah maka kamu tidak perlu langsung membawa atau mengirimkan gadget bermasalah tersebut ke toko/distributor/service center. Gadgeteers cukup menelpon nomor telepon layanan garansi yang tertera di produk atau kardus produk tersebut.

Layanan pelanggan yang berbicara akan berusaha membantu Gadgeteers menyelesaikan sendiri masalah yang dialami dengan panduan via sambungan telepon tersebut. Jika masalah tersebut tidak bisa diselesaikan melalui percakapan telepon maka mereka akan menjadwalkan kedatangan teknisi ke rumah atau kantor Gadgeteers. Teknisi yang datang akan berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan masalah tersebut namun jika ternyata masih juga belum berhasil maka teknisi tersebut akan membawa gadget yang bermasalah tersebut ke service center.

Gadget dengan garansi perbaikan di tempat (on-site warranty) ini biasanya adalah laptop. Tidak semua merek laptop terlindungi dengan jenis garansi ini. Jika menginginkannya, tanyakan terlebih dahulu ke toko tempat Gadgeteers akan membeli. Pastikan juga area tempat tinggal atau kantor Gadgeteers sudah tercakup jenis garansi ini. Biasanya klaim jenis garansi ini hanya dapat dilakukan di kota-kota besar tertentu.

gambar via 9gag.com

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
5 Years in IT Retailer, Startup owner, Gadget Enthusiast, Social Media Professional, Wordsmith, Amateur Jester.