Seperti yang kita tahu sebelumnya pada kongres partai yang diadakan akhir Januari 2013 lalu, Partai NasDem telah mulai memasarkan NasDem Phone, ponsel khusus untuk koordinasi dan komunikasi antar para kader yang dilengkapi dengan NasDem Messenger yang memiliki fungsi mirip dengan WhatsApp namun telah terdapat kontak semua kader Partai NasDem dari Surya Paloh (ketua umum), pengurus inti hingga kader terbawah.

Kemarin MNC Group mengumumkan kerja sama dengan Tencent, perusahaan asal Tiongkok pembuat aplikasi WeChat. Bentuk kerja sama yang dihasilkan adalah berupa pembentukan perusahaan bernama MNC-Tencent untuk membawa masuk teknologi dan produk mobile mereka ke Indonesia.

WeChat-Indonesia

Sebagai informasi, WeChat telah menayangkan iklan TV dengan Gisella Anastasia sebagai bintang iklannya pada 23 Februari 2013 lalu di stasiun TV milik MNC yakni RCTI, Global TV dan MNC TV. Dengan kerja sama ini, semua perusahaan di bawah manajemen MNC Group akan mempunyai akun resmi di WeChat untuk melakukan interaksi dengan konsumen sebagai sarana untuk membagikan informasi terbaru. MNC Group juga akan membantu Tencent untuk menghadirkan konten lokal seperti emoticon.

WeChat yang hadir di Blackberry, Android, iOS dan Windows Phone mengaku telah digunakan di lebih dari 300 juta pengguna ponsel cerdas di seluruh dunia. Sejak penayangan iklan TV di jaringan TV MNC Group pekan lalu, WeChat mengklaim pertumbuhannya naik dari 30 ribu pendaftar setiap harinya menjadi 90 ribu pendaftar per hari. Selain itu WeChat juga telah mendekati para blogger dan orang-orang berpengaruh melalui acara dan kompetisi untuk membantu penyebaran aplikasi ini ke seluruh Indonesia.

Tencent tidak khawatir WeChat akan kalah bersaing dengan KakaoTalk yang akhir-akhir ini mengadakan kegiatan marketing yang sangat agresif ke pasar Indonesia karena mereka telah memiliki 14% saham di KakaoTalk jadi baik WeChat atau KakaoTalk yang menang, Tencent tetap akan untung. Lain cerita jika LINE yang muncul sebagai pemenang persaingan aplikasi mobile chat ini.

Konon NasDem Phone dengan NasDem Messengernya sendiri telah dipersiapkan sejak Harry Tanoesoedibjo, pemilik MNC Group, masih menjabat sebagai ketua dewan pakar Partai NasDem. Beberapa waktu lalu Harry Tanoesoedibjo telah mengundurkan diri dari Partai NasDem lalu menyatakan bergabung ke Partai Hanura beberapa minggu sesudahnya.

Apakah menurutmu Hary Tanoe juga akan memanfaatkan WeChat sebagai Hanura Messenger? Bagaimana pendapatmu?

Gambar via FB Page WeChatID
Featured Image via TheJakartaPost

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.