Perlombaan membuat ponsel tertipis dunia masih belum selesai. Posisi tersebut terakhir dipegang oleh Vivo X3 dengan ketipisan 5.75mm yang dirilis pada akhir Agustus 2013 silam. Dengan ketipisan tersebut, ponsel Android berprosesor quad core dengan layar IPS berukuran 5-inch buatan Tiongkok ini memiliki baterai berkapasitas 2.000mAh.

Rekor tersebut hanya bertahan sekitar 6 bulan sebelum akhirnya Gionee Elife S5.5 memecahkan rekor tersebut pada akhir Februari 2014 dengan ketipisan 5.5mm. Menariknya meski lebih tipis dari Vivo X3, Gionee Elife S5.5 memiliki kapasitas baterai yang lebih besar, yakni 2.300mAh. Dengan kapasitas baterai tersebut, Gionee mengklaim Elife S5.5 dapat digunakan seharian penuh.

Gionee membuka pre-order Elife S5.5 dengan harga 2299 Yuan atau US$380 (sekitar Rp4.4 juta) di Tiongkok dan tersedia dengan warna putih, pink, biru, hitam and ungu. Gionee berencana juga akan menjual ponsel ini ke 40 negara lainnya. Versi LTE dari ponsel ini direncanakan akan rilis pada bulan Juni 2014.

Spesifikasi Gionee Elife S5.5
1.7GHz quad core MediaTek Processor, 2GB RAM, 16GB storage, 13MP rear + 5MP front camera, microSD slot, 3G, 2.300mAh battery, 5-inch Super AMOLED with Gorilla Glass 3, Android 4.2 Jelly Bean with Amigo 2.0 UI

Gionee-Elife-S55-GGgambar via engadget

Akhir bulan Januari 2014, Smartfren meluncurkan Andromax U3. Konon ponsel dengan ketipisan 7.2mm tersebut harus tertunda peluncurannya sekitar 6 bulan karena begitu rumitnya proses manufaktur untuk mencapai ketipisan tersebut. Demi mengejar tingkat ketipisan tersebut, produsen Andromax U3 tampaknya mengorbankan kapasitas baterai yang hanya 1.800mAh. Sebagai gambaran, tingkat ketipisan iPhone 5s adalah 7.6mm dan Samsung GALAXY S4 adalah 7.2mm.

Mungkin sebagian Gadgeteers akan berpikir untuk apa ponsel semakin tipis jika pada akhirnya kita harus repot membawa powerbank karena kapasitas baterai ponsel yang tersedia tidak cukup untuk kita gunakan dalam aktivitas kita seharian? Tampaknya Gionee Elife S5.5 berusaha menjadi solusi dari masalah tersebut.

Atau mungkin malah ada Gadgeteers yang berpikir, ”Buat apa ponsel tebal (karena kapasitas baterai lebih tinggi) jika tetap harus bawa powerbank juga seperti yang memang selama ini terjadi? Mending ponsel tipis aja sekalian. Toh sama-sama tetap harus bawa powerbank juga.”

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
5 Years in IT Retailer, Startup owner, Gadget Enthusiast, Social Media Professional, Wordsmith, Amateur Jester.