Kemarin CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa mereka telah membeli Instagram, perusahaan pengembang aplikasi pengolah foto digital senilai US$1 Milliar atau sekitar Rp9.3 triliun dalam bentuk uang dan saham. Dunia pun terkejut dan mengeluarkan berbagai pernyataan pro-kontra terhadap akuisisi tersebut. Salah satu topik yang mengundang perdebatan banyak orang adalah apakah nilai akuisisi tersebut kemahalan atau murah.

Instagram muncul pertama kali di Apple App Store pada 6 Oktober 2010  atau berumur sekitar 18 bulan pada saat Facebook mengumumkan pembeliannya. Pada 10 minggu pertama kemunculannya di Apple App Store, Instagram berhasil memperoleh 1 juta pengguna dan pada 1 tahun pertamanya Instagram telah memperoleh sekitar 27 juta pengguna. Kesuksesan inilah yang membawa Instagram memperoleh penghargaan Apple App of The Year 2011.

Tanggal 3 April 2012 atau sekitar 1 minggu sebelum Facebook mengakuisisinya, Instagram merilis aplikasi Instagram untuk Android. Meski banyak bug yang dilaporkan pada aplikasi terbarunya ini, Instagram tetap memperoleh lebih dari 5 juta pengguna hanya dalam waktu kurang dari 1 minggu pertama kemunculannya di Android Google Play.

Dengan jumlah pengguna hampir 33 juta dan sekitar 5 juta foto yang diupload setiap harinya di seluruh dunia, ternyata Instagram yang baru berumur sekitar 18 bulan ini hanya memiliki 13 orang karyawan saja. Hal ini membuat akuisisi Facebook terhadap Instagram bernilai sekitar US$33 atau Rp300.000 untuk setiap 1 pengguna Instagram.

Bagaimana menurut kamu? Facebook membeli Instagram kemahalan atau kemurahan?

Baca juga : Blog CEO Instagram & Pengumuman CEO Facebook, Mark ZuckerbergArtikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.