Setiap komponen komputer suatu hari pasti akan rusak dan hard disk adalah komponen komputer  yang paling mudah rusak tanpa terduga. Di dalam sebuah hard disk terdapat sebuah lengan dengan mat a baca yang melayang di atas cakram yang berputar 5.400 atau 7.200 kali per menit. Sebuah benturan dapat langsung merusak hard disk tersebut. Kerugian terbesar saat hard disk-nya rusak bukan pada fisik hard disk itu sendiri melainkan pada hilangnya data yang tersimpan di dalamnya.

Kerusakan fisik pada hard disk dapat diganti baru dengan klaim garansi atau beli unit baru. Kehilangan data yang tersimpan di dalamnya tidak mungkin dapat kembali lagi kecuali menggunakan jasa recovery hard disk yang harganya sangat mahal bahkan jauh lebih mahal dari harga fisik hard disk itu sendiri. Backup adalah solusinya. Dengan memiliki backup, kita bebas dari rasa khawatir akan kehilangan data yang sangat berharga.

Kapan saat yang tepat untuk backup?  28% orang melakukan backup sebulan sekali, 14% orang melakukan backup seminggu sekali dan hanya 7% yang melakukan backup setiap hari.* Pada prinsipnya semakin sering backup semakin baik namun pada prakteknya cukup sekali sehari. Berapa banyak backup yang harus dibuat? Prinsipnya semakin banyak backup maka data kita akan semakin aman namun pada praktek umum 2 backup yang ditempatkan di lokasi berbeda sudah cukup.

Inilah 3 cara backup data :

1)      Burn (bakar) ke keping DVD

Sebuah keping DVD dapat menampung data hingga kapasitas 4.7GB. Dengan harga kurang lebih Rp4.000/keping, DVD menjadi salah satu pilihan backup data yang relatif murah. Kekurangan backup dengan cara ini adalah relatif kurang praktis dalam pencarian data yang kita butuhkan dibandingkan cara backup lain yang menaruh semua data pada 1 media.

2)      Copy ke external hard disk

Cara backup yang satu ini adalah yang paling populer karena kemudahan yang ditawarkan external hard disk untuk mengakses data yang tersimpan di dalamnya (tinggal hubungkan dengan port USB komputer /laptop) dan mudah untuk dibawa-bawa. Tidak seperti keping DVD, external hard disk yang dijual di pasaran sangat banyak jenisnya. Baca tips beli external hard disk untuk mengetahuinya.

3)      Upload ke internet

Sebut saja cara ini adalah cara backup masa depan. Mengamankan data tidak pernah semudah menguploadnya ke internet. Tidak perlu repot bawa/simpan keping DVD atau external hard disk, kita bisa akses kembali backup kita kapanpun dan di manapun kita butuh. Kekurangan cara backup yang satu ini adalah kualitas koneksi internet di Indonesia yang relatif belum stabil dan merata.

Kita bisa backup data kita dengan upload  ke internet melalui layanan yang dibuat khusus untuk menyimpan data. Inilah contoh layanan yang bisa kita coba

1)      DropBox : Gratis 2GB. Daftar di sini.

2)      iDrive : Gratis 5GB. Daftar di sini.

 

 

Sumber :

*Harris interactive survey on behalf of Blackblaze

WorldBackupDay.comArtikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.