Sejak BBM untuk Android akhirnya resmi dirilis oleh Blackberry hingga saat ini, produsen ponsel Android baik lokal maupun mutinasional berlomba-lomba untuk menampilkan iklan produk mereka dengan embel-embel “BBM ready” seolah-olah merupakan salah satu nilai jual yang sangat penting. Aplikasi chat populer lain di Android seperti WhatsApp dan LINE tidak pernah mendapatkan antusiasme dari para produsen ponsel seperti BBM meski mereka telah hadir jauh lebih awal.

Dalam 1 tahun terakhir sebelum BBM hadir di Android, saya hanya berhasil menemukan Samsung Galaxy Chat sebagai satu-satunya ponsel Android dengan keyboard QWERTY fisik yang tersedia di Indonesia. Beberapa kali mencoba sendiri untuk mengetik pada ponsel tersebut, saya tidak merasakan kenyamanan yang sama seperti yang saya dapatkan saat mengetik pada keyboard QWERTY Blackberry. Dan saya yakin dalam hal ini, saya tidak sendirian.

Samsung-GalaxyChat-GG
Hanya berselang 1-2 bulan setelah BBM hadir di Android, beberapa produsen merek lokal mulai menawarkan ponsel Android QWERTY. Sebut saja Cyrus Chat yang ditawarkan dengan harga jual resmi Rp1.500.000 dan Axioo PicoPad GBC yang ditawarkan pada harga jual resmi Rp899.000. Produsen ponsel merek lokal lain seperti SPC dan Tabulet juga dikabarkan tengah mempersiapkan ponsel Android QWERTY yang sedianya akan diluncurkan pada kuartal pertama 2014.

Cyrus-Chat-BBM-GG
Spesifikasi Cyrus Chat
1GHz dual core, 4GB Storage, 5MP rear with auto focus & flash + 2MP front camera, WiFi, Bluetooth, GPS, FM radio, microSD slot, dual sim, 1.900mAh battery, 3.5-inch (480×320) capacitive multi touch LCD, QWERTY keyboard, Android 4.2 Jelly Bean

Axioo-QWERTYandroid-GG
Spesifikasi Axioo PicoPad GBC
Mediatek MT6575M processor, 512MB RAM, WiFi, 2MP rear + 0.3MP front camera, Bluetooth, GPS, TV Analog, Radio, up to 32GB microSD slot, dual sim, 1.200mAh battery, 2.6-Inch (480×320) TFT capacitive touchscreen, Android 4.0.4 Ice Cream Sandwich

Ponsel QWERTY tentu bukan hal baru. Dia sudah ada jauh sebelum pada tahun 2007 Apple meluncurkan iPhone yang akhirnya membuat hampir semua fisik smartphone saat ini memiliki bentuk relatif sama, full touchscreen. Saya melihat Samsung cukup sukses untuk membuat stylus yang dulu pernah populer lalu ditinggalkan itu menjadi kembali populer dengan meluncurkan rangkaian ponsel Galaxy Note jadi saya pikir ponsel Android QWERTY tidak akan jadi benar-benar populer hingga Samsung serius menggarapnya seperti yang mereka lakukan terhadap Galaxy Note.

 gambar via dinomarket.com & tabletjogja.com

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
5 Years in IT Retailer, Startup owner, Gadget Enthusiast, Social Media Professional, Wordsmith, Amateur Jester.