Saat ini banyak yang berpendapat bahwa dunia dibangun oleh para content creator yang berkarya lewat berbagai macam platform digital. Anggapan ini bisa jadi tepat, karena coba saja simak, mulai dari informasi apa yang Gadgeteers baca, hiburan apa yang ditonton, hingga keahlian yang Gadgeteers pelajari lewat sejumlah tutorial, rasanya tidak pernah lepas dari media sosial dan internet. Semua hal itu, ada content creator yang menciptakannya.

Seperti yang kita ketahui notebook hampir dipakai oleh semua pembuat konten baik dia seorang YouTuber, filmmaker, komikus, desainer, dan blogger. Mereka menggunakan notebook untuk merangkai ulang karyanya agar bisa dinikmati banyak orang.

ASUS ZenBook UX410 display

Untuk itu melalui artikel ini @GadgetGaul ingin mengulas notebook ASUS ZenBook UX410, yang diklaim sangat cocok untuk para content creator bahkan yang bergerak di bidang videografi sekalipun. Sebab berbekal kartu grafis tambahan (discrete graphics), notebook ini bisa menjadi senjata andalan para YouTuber untuk meng-edit video dengan lancar. Penasaran seperti apa, silahkan simak reviewnya.

Desain Kece, Built Quality Oke

Rasanya jika bicara soal desain, notebook ini layak mendapat apresiasi. ASUS ZenBook X410 memiliki bodi yang terbuat dari metal sehingga itu membuat compact dan kokoh. Meski begitu dia tetap ringan (bobot 1,4 Kg) dan nyaman untuk diajak bepergian.

Di bagian depan Gadgeteers akan menemukan LID cover yang keren bergaya spun metal design. LID-nya terbuat dari bahan alumunium dan ada corak berupa garis-garis halus yang melingkar pada panel cover-nya. Persis di bagian tengah terdapat logo ASUS dengan akses warna tegas yang mengkilat.

ASUS ZenBook UX410 palmrest right

Masuk ke area palmrest pun demikian. Masih terdapat warna yang sama seperti yang Gadgeteers temui pada bagian cover. Notebook ini memiliki touchpad yang cukup luas dan punya akses metallic di sisi-sisinya sehingga membuatnya terlihat cantik. Ketika ditekan, touchpad tersebut pun juga empuk dan tactile.

Anda akan menemukan logo Intel yang berdampingan dengan Nvidia di sebelah kanan serta logo Harman/Kardon di sebelah kiri. Notebook ini juga menggunakan keyboard yang bagus dan sangat empuk ketika ditekan sebab memiliki tingkat kedalaman tekanan 1,6mm.

ASUS ZenBook UX410 palmrest left

Pengaplikasiannya, Gadgeteers akan dibuat sangat nyaman ketika mengetik dan betah berlama-lama. Semisal Gadgeteers adalah seorang blogger, penulis, jurnalis atau copywriter, maka fitur ini amat sangat berguna untuk bekerja. Seorang YouTuber pun juga memerlukannya sebab mereka juga harus membuat naskah untuk video-nya.

Perangkat ini juga memiliki hinge atau engsel yang sangat solid. Saking bagusnya, Gadgeteers bisa membuka notebook hanya dengan satu tangan saja. Itu menandakan hinge atau engsel perangkat ini sangatlah kokoh tetapi tetap mudah dan nyaman dioperasikan.

ASUS ZenBook UX410 palmrest center

Pada bagian touchpad, notebook ini telah mendukung fitur smart gesture yang dinamakan dengan Precision Touch Pad (PTP). Secara sederhana fitur ini adalah serangkai pola gerakan khusus yang telah dibuat secara sistematis untuk pengoprasian touchpad yang lebih nyaman.

Seperti misalnya ketika ingin melakukan klik kiri hanya tinggal menyentuhkan satu jadi pada touchpad. Sementara untuk men-drag gunakan satu jari kemudah geser ke arah yang Gadgeteers inginkan untuk melakukan drag. Ada juga mode untuk melakukan zoom in/out hanya dengan mencubit touchpad menggunakan ibu jari dan telunjuk. Desain  touchpad pun dibuat lebih lega agar pengguna lebih leluasa ketika harus mengoprasikan perangkat ini tanpa menggunakan mouse.

Agar lebih menambah kenyamanan, pada area di pinggir touchpad, yakni area palmrest, ASUS menanamkan fitur IceCool Technology. Tujuannya agar Gadgeteers dapat berlama-lama menggunakan notebook tersebut tanpa khawatir pergelangan atau tangan akan terasa panas. IceCool mampu mengatur agar panas yang dikeluarkan hingga tetap berada pada rentang antara 28 hingga 35 derajat. Artinya, masih di bawah suhu normal tubuh manusia yakni 36 derajat.

Display Berakurasi Warna yang Nyaris Sempurna

Hampir semua lini ZenBook terbaru dilengkapi dengan panel display yang mampu memukau mata. Pada ZenBook UX410 digunakan panel beresolusi Full HD (1920×1080).

Layar tersebut memiliki bentang seluas 14 inci dengan panel NTSC atau besaran color gamut (Adobe RGB) 72 persen dan nilai sRGB 100 persen. Display-nya juga bertipe matte sehingga tidak akan memantulkan cahaya atau bayangan jika terpapar cahaya secara langsung. Panel layarnya tergolong memiliki tingkat akurasi warna yang bagus.

ASUS ZenBook UX410 edge

Seorang desainer tentu akan sangat terbantu dengan fitur ini karena perangkat ini mampu memvisualisasikan warna yang akurat saat hendak membuat dicetak di medium lain.

Selain memiliki memiliki viewing angle yang luas yakni 178 derajat serta tingkat kecerahan layar 310 nits, perangkat ini juga tampil cantik dengan bezel layar yang tipis. Ini menjadikannya terlihat keren dan berkelas, sehingga membuat gengsi tersendiri bagi penggunanya.

ASUS ZenBook UX410 webcam

Semisal Gadgeteers sering menggunakan fasilitas video call untuk berinteraksi dengan rekan bisnis atau teman, ASUS ZenBook UX410 menyediakan kamera beresolusi HD (web camera) untuk keperluan tersebut.

Segudang Fitur Optimalisasi Visual

Meski telah menyelipkan komponen hardware yang mumpuni untuk mengoptimalisasi tampilan visual, ASUS tampaknya tidak lantas puas begitu saja. Untuk mendukung dan memperkuat aspek tersebut, mereka telah mengembangkan sebuah software khusus.

Software tersebut antara lain bernama ASUS Splendid Technology, Tru2Life Video, dan TruVivid. Pertama @GadgetGaul ingin mengupas software bernama Splendid. Teknologi ini mampu mengoptimalisasikan berbagai kondisi gambar agar dapat ditampilkan dengan sebaik mungkin. Sehingga, apapun aktivitas yang Gadgeteers lakukan, baik menyaksikan film ataupun melihat foto, semua tampak lebih hidup.

Di dalam Spendid pun terdapat empat buah mode yang bisa dipergunakan pengguna untuk menyetel layar agar nyaman ketika dipergunakan. Empat mode tersebut antara lain, Normal Mode, Eye Care Mode, Vivid Mode, dan Manual Mode.

Normal Mode adalah, mode di mana LCD telah di-setting lebih optimal untuk kenyamanan tampilan visual. Penggunaan mode ini cocok untuk bekerja sehari hari, seperti meng-edit dokumen dan melihat gambar.

Eye Care Mode adalah, mode di mana kecerahan pada cahaya biru di layar akan direduksi untuk menghindari cedera pada retina mata. Mode ini dirancang untuk keperluan penggunaan notebook dalam waktu yang lama.

ASUS ZenBook UX410 Eye Care Mode

Mode ini juga merupakan fitur teknologi terbaru yang telah dirancang oleh para engineer ASUS, dengan mempertimbangkan faktor kesehatan pada mata tadi. Cahaya biru pada layar akan dikurangi hingga 33 persen. Seperti diketahui ketika komputer dalam keadaan hidup (bekerja) display akan menampilkan cahaya biru pada rentang spektrum 450-495 nm.

Cahaya biru tersebut merupakan salah satu penyebab dari degenerasi makula dan cedera pada retina. Dengan fitur Eye Care yang terdapat di dalam Splendid, cahaya pada panel LCD akan dibuat lebih kuning (redup) untuk mengurangi dampak cedera tersebut.

Vivid Mode adalah mode di mana pengguna akan mendapatkan kontras warna, serta ketajaman gambar yang lebih tinggi dari sebelumnya. Itu berguna untuk memberikan pengalaman visual yang lebih hidup untuk melihat gambar seperti pemandangan di dalam film, foto dan lainnya.

Manual Mode adalah mode di mana pengguna dapat dengan bebas mengatur kecerahan dan tampilan pada layar sesuai dengan preferensi yang diinginkan.

@GadgetGaul telah menguji aplikasi ini dan mendapati bahwa, mode Eye Care Mode memang sangatlah menarik. Ketika mengaktifkannya dan menggunakan notebook dalam waktu yang lama, @GadgetGaul tidak masih merasa mata sangat nyaman menatap layar notebook.

ASUS Splendid

Sedangkan TruVivid adalah sebuah teknologi untuk menyempurnakan kejernihan, kecerahan dan tingkat responsivitas pada layar. Teknologi ini mentransformasi desain yang umumnya diberikan pada layar perangkat pintar. Desain konvensional pada sebuah gadget umumnya tersusun atas empat lapisan antara lain, pelindung kaca, panel sentuh, celah udara dan modul LCD.

Nah, pada TruVivid, ada bagian yang dieliminasi dan digabungkan sehingga hanya menyisakan dua lapisan yakni pelindung kaca dan panel sentuh dan LCD. Hal ini memberikan dampak positif berupa tampilan yang lebih jelas, di mana nilai transparasi optiknya bisa mencapai di atas 94 persen dibandingkan dengan desain panel layar perangkat pintar konvensional. Hal ini juga dapat mereduksi reflection rate (tingkat pantulan bayangan) di layar mencapai 67 persen.

Terakhir adalah teknologi bernama ASUS Tru2Life Video yang diklaim akan selalu mampu menyajikan tampilan gambar bergerak yang mengagumkan pada perangkat ini. Tru2Life dikembangkan menggunakan teknologi pengolah gambar terbaru yang dapat Gadgeteers temukan pada perangkat televisi high-end saat ini. Fitur ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang realistis terhadap sebuah video. Caranya  dengan meningkatkan kontras hingga 200 persen untuk memberikan ketajaman warna yang akurat dan detil.

Suara Jernih Disokong Harman Kardon

Berbeda dari biasanya, kali ini ASUS menggandeng pabrikan audio asal Amerika, Harman/Kardon untuk menyokong kualitas audio yang memukan di lini notebook premium-nya. ASUS menyatakan kalau keluaran suara pada perangkat ini dua kali lebih kencang dari notebook premium pada umumnya.

ASUS ZenBook UX410 speaker

ASUS menempatkan dua buah speaker yang terletak di bagian bawah perangkat. Speaker-nya sendiri memiliki chamber yang besar sehingga suara yang dihasilkan keras dan cukup jernih. Namun memang jika Gadgeteers mengharapkan suara bass yang lebih dominan, sebaiknya menggunakan speaker tambahan. Namun rasa-rasanya kualitas audionya sudah lebih dari cukup jika hanya ingin memperdengarkannya kepada orang lain atau ingin menikmati sendiri hiburan dari perangkat tersebut.

Ketika @GadgetGaul mengujinya dengan memaksimalkan volume hingga batas tertinggi, dentuman suara yang dikeluarkan terasa kencang dan renyah. Tak hanya itu, kualitas keluaran suara pun dapat diatur lebih lanjut sesuai keinginan pengguna dengan aplikasi AudioWizard.

ASUS Audio Wizard

Melalui AudioWizard, pengguna dapat men-setting suara ke dalam lima buah mode, yakni Music Mode, Movie Mode, Recording Mode, Gaming Mode, Speech Mode, atau juga mematikannya.

Performa: Tipis Tapi Kuat Gaming Hingga Rendering

Beralih pada performa, sebelum menyinggung lebih jauh, @GadgetGaul akan lebih dulu menjabarkan spesifikasi. Performa sistem komputasinya ditenagai oleh prosesor generasi ke-7 ciptaan Intel berkode nama Kabylake. ZenBook UX410 menggunakan prosesor hemat daya yakni Intel i7-7500U, yang ditandai dengan embel-embel huruf U dibelakang yang berarti prosesor untuk ultrabook.

ASUS ZenBook UX410 CPU-Z

Embel-embel low U dibelakang logo prosesor tersebut, menandakan chip tersebut hemat daya. Terbukti juga, Gadgeteers bisa melihat nilai thermal design power (TDP) yang hanya 15W. Nantinya @GadgetGaul juga akan melakukan bencmarking pada baterai notebook ini, berapa lama dia mampu bertahan untuk digunakan.

ASUS ZenBook UX410 Thinnest

Sang prosesor dikawani oleh memori sebesar 8GB bertipe DDR4 berkeceptan 2133 GHz dengan konfigurasi memori single channel. Untuk ukuran ultrabook, spesifikasi seperti ini tergolong yang terbaik di kelasnya.

ASUS ZenBook UX410 CPU-Z RAM

Sementara media penyimpanannya menggabungkan antara konfigurasi HDD dan SSD. Untuk hardisk disediakan kapasitas sebesar 1TB sementara SSD menggunakan tipe M.2 dengan alokasi ruang 128GB. Hal tersebut menjadi ZenBook UX410 gegas dalam proses start-up, seperti booting dan membuka aplikasi berat sekalipun. Penggunaan SSD ini menghadirkan performa yang jauh lebih tinggi hingga 15 kali lebih cepat, khususnya saat pengguna sedang menjalankan sistem operasi, aplikasi, membuka ataupun menyimpan data.

ASUS ZenBook UX410 CrystalDisk Mark

Jika Anda masih merasa kurang dengan spesifikasi memori maupun penyimpanan yang disediakan, Gadgeteers masih bisa menggantinya dengan menambahkan RAM hingga maksimal 16GB serta juga meng-upgrade SSD-nya hingga kapasitas 512GB.

Hebatnya lagi, notebook tipis ini memiliki grafis tambahan selain komponen grafis bawaan Intel HD. Di dalamnya ditanamkan Nvidia GT 940MX. GPU tersebut merupakan versi pembaharuan dari GeForce 940M.

ASUS ZenBook UX410 CPU-Z GPU

Kehadiran descrete graphic ini menjadi kelebihan tersendiri untuk notebook ini karena dengannya perangkat ini menjadi memiliki kemampuan lebih untuk menjalankan tugas-tugas berat seperti me-render maupun mem-preview video ketika di-edit. Kemampuan ini sangat berguna untuk para content creator seperti YouTuber, atau filmmaker, atau bagi siapaun yang bergerak di industri tersebut.

Dengan bodi yang ringan namun punya kemampuan yang tangguh, perangkat akan jadi pendamping setia para content creator untuk bekerja secara mobile. Untuk membuktikannya lebih jauh, @GadgetGaul pun mencoba melakukan editing video dengan perangkat ini.

ASUS ZenBook UX410 Adobe Premiere

@GadgetGaul membuat video berdurasi 1 menit dan memasukan lebih kurang 10 footage di dalamnya. Pada masing-masing footage pun diberikan efek warp stabilizer (efek untuk membuat video yang goyang menjadi stabil) serta memberikan sedikit color grading.

Dua efek tersebut terkenal sangat memberikan stressing (beban) yang berat pada GPU maupun CPU notebook sehingga akan bekerja lebih keras dari biasanya. Namun ternyata, pada saat melalukan preview video, tidak ada sama sekali lag yang terjadi alias video bisa di-preview dengan lancar.

ASUS ZenBook UX410 3D Mark

Begitu juga ketika me-render. Tidak dibutuhkan waktu lama yakni hanya 1 menit 58 detik. Ini menandakan bahwa kinerja prosesor dalam me-render berjalan sangat maksimal. @GadgetGaul pun telah melakukan benchmarking untuk menguji sejauh apa performa yang bisa diberikannya.

Sementara untuk bermain game, penulis menjalankan beberapa game dengan preset low hingga medium. Hasilnya tidak begitu mengecewakan. Game-game terbaru saat ini bisa dimainkan dengan lancar pada perangkat ini. Berikut hasil screenshot-nya.

ASUS ZenBook UX410 Dota2

Port Konektivitas

ZenBook UX410 memiliki port konektivitas yang lengkap. Di sisi kanan ada dua buah USB 2.0 dan SD Card. Sementara di sebelah kiri ada ada 1 buah USB 3.0, HDMI, USB type C, dan port audio jack serta konektor power.

ASUS ZenBook UX410 Port Kanan

Seperti diketahui, dengan menggunakan port USB 3.0, proses transfer data akan meningkat jauh lebih cepat 10 kali lipat dibandingkan dengan USB 2.0. Selain itu port HDMI menambah kelengkapan konektor yang dapat digunakan untuk menghubungkan laptop ke monitor lebih besar.

ASUS ZenBook UX410 Port Kiri

Menurut @GadgetGaul, kumpulan port tersebut terbilang sangat berguna untuk menunjang kelancaran bekerja para kreator. Memang ada port yang hilang yakni LAN dan VGA port dari perangat ini. Namun sepertinya itu dimaksudkan agar bodinya tetap tipis dan nyaman untuk dibawa-bawa.

Sebagai gantinya, ASUS memberikan dua buah dongle yakni HDMI to VGA dan USB to LAN untuk memfasilitasi kekurangan tersebut. Di dalam dus pembelian pun terdapat sleeve untuk melindungi notebook dari jatuh maupun goresan.

ASUS ZenBook UX410 Port Konektor

Selain itu, masih ada port konektor lain yang dapat dipergunakan untuk menghubungkan ZenBook UX410 dengan perangkat lain secara nirkabel yakni Bluetooth 4.1 dan port Wi-Fi 802.11ac. Port koneksi Wi-Fi memiliki keunggulan yakni dapat menawarkan kecepatan transmisi data yang sangat tinggi, hingga mencapai 1300Mbps. Jauh lebih cepat dibandingkan dengan transmisi data Wi-Fi berbasis 802.11n yang maksimum hanya mencapai 450MBps saja.

Sementara Bluetooth 4.1, memiliki keunggulan memiliki konsumsi daya yang lebih kecil sehingga akan menghemat baterai serta memiliki jangkauan transmisi data yang lebih jauh dengan jarak lebih dari dari 100 meter.

Durasi Baterai Hingga 7 Jam

ASUS ZenBook UX410 Inside

Ini merupakan part terpenting setelah kita membahas soal performa dan hal hal lainnya. Karena alangkah sangat sempurna jadinya, apabila spesifikasinya sudah bagus didukung baterainya yang tahan lama. Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, notebook ini memiliki prosesor yang hemat daya yakni Intel Core i7-7500U. Setelah penulis melakukan pengujian, ternyata benar saja baterai notebook ini mampu bertahan hingga paling tidak 8 jam.

Ultrabook 14 inci yang tipis dan berkinerja tinggi ini telah tersedia di pasaran Indonesia di kisaran harga Rp15 jutaan. Berikut adalah spesifikasi lengkapnya :

CPU : Intel® Core™ i7 7500U Processor (4M Cache, up to 3.50GHz)
Operating System : Windows 10
RAM : 8GB DDR4 2133MHz SDRAM + 1 x SO-DIMM socket, up to 16GB RAM
Storage : 1TB 5400RPM SATA HDD + 128GB SATA3 M.2 SSD
Display : 14” FHD (1920×1080) IPS 178˚ (wide-viewing angle display) Anti-Glare with 72% NTSC
Graphics : NVIDIA GeForce 940MX, with 2GB GDDR3 VRAM
Input/Output : 2x USB 2.0, USB 3.0, USB3.1 Type-C (gen 1), Headphone-out & Audio-in Combo Jack, HDMI
Keyboard : Illuminated Chiclet Keyboard
Camera : HD Web Camera
Connectivity : 802.11ac+Bluetooth 4.1 (Dual band) 2*2
Audio : Support Windows 10 Cortana, ASUS SonicMaster Technology
Battery : 3 Cells 48 Whrs Battery
Dimension : 323 x 223 x 18.95 cm (WxDxH)
Weight : 1.45Kg with Battery
Colors : Rose Gold, Quartz Grey
Accessories : Sleeve + USB3.0 to RJ45 cable + HDMI to VGA cable
Price : Rp15.799.000
Warranty : 2 tahun garansi global 

 Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
5 Years in IT Retailer, Startup owner, Gadget Enthusiast, Social Media Professional, Wordsmith, Amateur Jester.