Asus juga tak mau kalah dengan brand lain dalam hal merilis notebook canggih untuk konsumen. Mengisi gelaran acara CES 2018, Asus memperkenalkan ZenBook 13, notebook yang tipis dan ringan namun tetap bertenaga. Selain itu juga ada Asus X507 dan Asus NovaGo dengan prosesor ARM.

Asus ZenBook 13 bisa disebut sebagai ultrabook yang sangat bertenaga. Menggunakan chassis berbahan metal seutuhnya dan aksen sirkular di bodi luarnya, ZenBook 13 hanya memiliki bobot kurang dari 960 gram saja, dengan ketebalan maksimal 13,9mm. ZenBook 13 hadir dalam dua pilihan varian warna; Deep Dive Blue dan Rose Gold.

asusces2018_1

ZenBook 13 UX331UAL memiliki layar 13.3 inci dengan bezel minimum (6,86mm) dan screen-to-body ratio mencapai 80%. Terdapat dua pilihan resolusi layar: full HD hingga 4K UHD, masing-masing mendukung sentuhan hingga 10 jari (touchscreen). Port yang dimiliki juga cukup lengkap; dua port USB-A 3.1, satu port USB-C 3.1, HDMI serta slot kartu microSD.

Urusan dapur pacu, ZenBook 13 hadir dalam pilihan prosesor Intel Core i5 & i7 generasi ke-8, opsi RAM hingga 16GB serta PCIe SSD sampai 1TB. Didukung Wi-Fi 2×2 MU-MIMO 802.11ac serta Bluetooth 4.2, ZenBook 13 juga dilengkapi sensor fingerprint untuk fungsi login melalui Windows Hello. Selain bertenaga, Asus juga mengklaim jika ultrabook ini mampu menyala hingga 15 jam pemakaian. Asus belum menyebutkan kisaran harga untuk ultrabook yang satu ini, hanya memberikan estimasi jika akan dirilis sebelum pertengahan tahun 2018.

ASUS X507_5

Selain ZenBook 13, Asus juga memamerkan notebook berlayar 15.6 inci yang lebih terjangkau, diberi nama Asus X507. Notebook ini ditenagai prosesor Intel Core i5/i7 generasi ke-7, dengan opsi chip grafis Nvidia GeForce MX110. Meski berlayar besar, bezelnya dibuat ramping dan memiliki bobot kurang dari 1,7 kilogram. Opsi RAM yang ditawarkan hingga 8GB ditemani penyimpanan berjenis HDD hingga 1TB atau SSD hingga 256GB.

asusces2018_5

Notebook yang terakhir ini sudah pernah diumumkan sebelumnya, menjadi salah satu perangkat “Always Connected PC” yang diinisiasi oleh Microsoft dan Qualcomm pada akhir 2017 lalu. Tak menggunakan prosesor Intel, Asus NovaGo ditenagai oleh prosesor ponsel Android flagship masa kini, yaitu Qualcomm Snapdragon 835. Dengan tagar “always connected”, notebook 2-in-1 ini memiliki daya tahan baterai hingga 22 jam. Layar 13.3 inci full HD yang dimilikinya mendukung standar warna sRGB 100% dan aksesoris seperti active pen melalui Windows 10 Ink.

Spesifikasi lainnya meliputi kapasitas RAM sampai 8GB, penyimpanan UFS 256GB, dua port USB-A 3.1, port HDMI, slot kartu microSD dan nano SIM yang mendukung jaringan hingga 4G LTE. Asus NovaGo akan dijual mulai harga 600 USD atau sekitar Rp8 jutaan, dan juga akan tersedia sebelum pertengahan tahun ini.

Via digitaltrends.com

WN

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Tech & gadget enthusiast. Part of @nokianesia. @prasetyoh on Twitter.