Bulan April lalu, Twitter sempat merilis Twitter Lite – sebuah Progressive Web App (PWA) yang dibuat dengan kerjasama oleh Google. Twitter Lite yang dirilis saat itu dapat diakses melalui mobile browser, dan dapat menghemat koneksi data internet hingga 70%. Kali ini, Twitter mencoba merilis Twitter Lite sebagai aplikasi di Google Play Store.

Saat ini, Gadgeteers dapat menemukan Twitter Lite lewat Google Play Store, namun tidak bisa diinstall karena pengguna di Indonesia belum mendapatkan akses terhadap aplikasi tersebut. Ternyata, pihak Twitter mengonfirmasi ke portal berita TechCrunch jika Twitter Lite saat ini sedang diuji untuk pengguna mereka di Filipina. Aplikasi tersebut kompatibel untuk Android 5.0 Lollipop, dengan dukungan bahasa Inggris dan Filipina. Ukuran downloadnya sangat kecil, hanya 414 KB dan diklaim dapat beroperasi secara lancar lewat jaringan 2G dan 3G.

tt5

“Uji aplikasi Twitter Lite di Google Play Store di Filipina merupakan kesempatan lain untuk meningkatkan ketersediaan Twitter di pasar ini,” kata juru bicara Twitter. “Pasar Filipina memiliki koneksi jaringan seluler yang lamban serta biaya paket daya yang mahal, sementara ponsel Android dengan penyimpanan terbatas masih sangat populer di sana. Twitter Lite dapat membantu mengatasi hambatan penggunaan Twitter di Filipina.” Aplikasi ini masih dideskripsikan sebagai sebuah eksperimen, dan pihak Twitter sedang melakukan evaluasi apakah Twitter Lite akan dirilis di negara lainnya.

Tampilan aplikasi Twitter Lite kurang lebih sama seperti Twitter biasa, dengan empat tab seperti Timeline, Explore, Notifications dan Messages. Namun Twitter Lite mengonsumsi data 70% lebih hemat, berukuran kurang dari 3 MB saat diinstall, dan 30% lebih cepat dibuka. Ada juga fitur penghemat data yang membuat Gadgeteers dapat memilih foto dan video mana yang ingin diunduh saat sedang membuka timeline.

tt6

Bagaimana menurut Gadgeteers, apakah koneksi internet di Indonesia sudah cukup cepat sehingga tidak membutuhkan adanya aplikasi Twitter Lite? Atau justru masih sangat diperlukan agar dapat diakses di daerah terpencil? Tulis pendapat Gadgeteers di bawah, ya!

Via: TechCrunch.com

WN 

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Tech & gadget enthusiast. Part of @nokianesia. @prasetyoh on Twitter.