Bulan ini, Samsung merilis ponsel Galaxy Note FE di Korea Selatan dan mendapatkan sambutan yang positif. Sebagai informasi saja, Galaxy Note FE adalah Galaxy Note 7 yang telah direkondisi dan dipastikan aman sehingga bisa dijual kembali.

Perbedaan yang paling kentara di antara kedua ponsel tersebut ada pada kapasitas baterai. Karena Masalah Note 7 memiliki masalah utama pada baterai yang mudah terbakar, Samsung pun menurunkan kapasitas baterai tersebut dari 3.500 mAh dengan total daya 13.48 Wh menjadi 3.200 mAh dengan total daya 12.32 Wh. Kedua ponsel ini juga memiliki perbedaan pada pola antena.

Galaxy Note FE

IFixit, situs yang memiliki spesialis dalam membongkar perangkat elektronik mengatakan bahwa tidak ada lagi perbedaan spesifikasi yang bisa ditemukan di antara kedua ponsel selain baterai.

Galaxy Note FE

“Selain baterai, ini (Galaxy Note FE) merupakan perangkat yang sama (dengan Galaxy Note 7). Tidak ada prosesor baru yang dirumorkan sebelumnya, tidak ada kejutan,” tulis iFixit dalam laman pembongkarannya.

Meski memiliki spesifikasi yang lebih rendah dari Note 7, ponsel yang hanya tersedia sebanyak 400.000 unit di Korea Selatan ini tetap laris hingga banyak gerai yang telah kehabisan stok. Masih belum bisa dipastikan apakah ponsel ini akan dijual di Indonesia. Namun jika melihat pernyataan Samsung yang berencana untuk memasarkan ponsel ini di negara berkembang, ada kemungkinan jika penggemar Samsung di Tanah Air bisa menikmati Galaxy Note versi “Fan Edition” ini.

via ifixit.com
WN 

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Seorang penggila teknologi yang menyukai 3D modelling dan motion graphic, diselingi dengan menulis dan membuat video.