Suatu hari di salah satu SPBU dekat rumah, @GadgetGaul memperhatikan beberapa tanda yang ada di sana. Salah satunya yang menarik perhatian adalah gambar ponsel dicoret. Pas @GadgetGaul lihat sekeliling, banyak banget orang yang memainkan ponselnya selagi menunggu giliran isi bensin dan semuanya masih terlihat baik-baik saja. Jadi sebenarnya apa sih maksud larangan itu?

Larangan yang ada pada SPBU sebenarnya bukan hanya larangan untuk mengaktifkan ponsel, tapi juga memotret, mengaktifkan gadget dan perangkat elektronik lainnya. Selain mengeluarkan frekuensi tinggi, ternyata ponsel dan gadget lainnya yang biasa Gadgeteers genggam itu juga mengeluarkan bunga api kecil. Lampu LED yang terdapat di dalamnya juga  menimbulkan percikan kecil. Percikan kecil yang terjadi sebenarnya tidak cukup untuk menyulut uap bahan bakar. Namun jika udara di sekitar SPBU sudah penuh dan jenuh dengan uap bahan bakar tersebut maka akan terjadi percikan api yang bisa menimbulkan ledakan.

Kejadian ini sama dengan tabung gas elpiji yang bocor di dalam ruangan. Gas elpiji yang tersebar akan memenuhi ruangan. Jika Gadgeteers menyalakan lampu atau benda elektronik lainnya, maka akan timbul percikan yang mengakibatkan ledakan.

Masih berminat ngutak-ngutik gadgetmu  di SPBU?

sumber gambar : lifestyle.kompasiana.com

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
A dissident who searching for her Exodus • Drunken bouquet catcher w/ heels • Social Media Alienist @StellarNull