“Gilak! Samsung Galaxy S IV udah mau keluar? Samsung Galaxy S III aja gue belom punya.” Yakali mesti beli Galaxy S III dulu baru boleh beli Galaxy S IV. Pernyataan seperti ini dan variasinya (iPhone baru, iPad baru, Playstation baru, dkk) biasa sering @GadgetGaul dapatkan di Facebook & Twitter ketika kami sedang membahas gossip gadget baru yang akan rilis dalam waktu dekat.

“Kecepatan munculnya gadget baru selalu tidak sebanding dengan kecepatan duit masuk rekening.” Ketika kami tweet kalimat itu, tidak sedikit Gadgeteers yang meretweet. Ketika kalimat itu kami post di Facebook tidak sedikit yang memberi like. We feel you, bro(and sis)!

Kenapa cepet banget udah keluar gadget baru?
Sebetulnya @GadgetGaul pengen jawab, “Sebenernya bukan gadgetnya yang keluar cepet banget tapi duitnya yang terlalu lambat masuk ke rekening kita.” Tapi jangan deh.. :))

Apakah yang terjadi sebenarnya?

Setiap produk tidak terkecuali gadget punya siklus hidup atau ada sebagian orang menyebutnya dengan kata “lifecycle”. Setiap jenis, merek dan generasi gadget punya siklus hidup masing-masing. Semakin pendek siklus hidup suatu generasi gadget baru biasa berarti semakin keras persaingan/kompetisi di jenis  gadget tersebut yang juga dapat diartikan semakin banyak orang yang bersedia menggelontorkan uang untuk membeli jenis gadget tersebut terlepas dari apapun mereknya.

iPhone-iPad-LifeCycle-GGGambar via MacRumors

Banyak orang merasa siklus hidup sebuah generasi iPhone, Samsung Galaxy dan iPad baru sangat pendek (sekitar 1 tahun) namun tidak menyadari bahwa siklus hidup ponsel atau tablet murah bahkan lebih pendek. Hal ini terjadi karena media jauh lebih sering membahas gadget mahal dibandingkan dengan gadget murah. Media juga melakukan hal tersebut bukan tanpa alasan. Pembaca lebih banyak yang suka membaca cerita gadget canggih dibandingkan dengan cerita gadget murah.

“You are only as good as your latest product” – Young Sohn, Chief Strategy Officer of Samsung Electronics

Banyak dan cepatnya gadget baru yang keluar adalah keharusan bagi para perusahaan besar tersebut untuk mendapatkan uang lagi dan lagi jadi bukan tanggung jawab kamu untuk membeli setiap gadget baru yang muncul. Berhentilah untuk merasa ketinggalan dan gaptek jika kamu tidak memiliki gadget terbaru. Berhentilah untuk bangga hanya karena kamu mampu beli gadget terbaru. Kecuali punya uang berlebih, mulailah membeli gadget hanya pada saat benar-benar butuh atau untuk kegiatan yang menghasilkan uang (baca : bisnis).

Jadi gadget yang terakhir kamu beli itu udah bawa manfaat positif apa untuk hidupmu?

featured image via dvice.com

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.