Hampir tiap minggu selalu ada gadget baru yang dirilis baik di dalam maupun di luar negri. Gadget boleh sama tapi dalam urusan membeli gadget baru, tidak semua orang punya cara berpikir yang sama. Apa saja bedanya? Simak 5 tipe pembeli gadget berikut :

1) Early Adopters
Lihat gadget baru rilis di luar negeri, lalu pengen dan berusaha mendapatkannya sesegera mungkin dengan segala cara termasuk berangkat dan beli langsung di negara di mana gadget itu pertama kali diluncurkan.

Kalo pun males atau ga sempat ke luar negri, orang-orang tipe ini tidak segan-segan membayar mahal gadget terbaru yang masuk ke tanah air hanya berselang beberapa hari setelah penjualan di negara asalnya. Jangan kira gadget belasan juta rupiah dan tanpa garansi itu tidak ada yang beli..

2) Pedagang
Saat acara peluncuran gadget baru di Indonesia biasa ada promo diskon atau bonus menarik. Jauh-jauh hari sebelum launching, orang-orang tipe ini sudah mempersiapkan bermacam-macam strategi untuk memaksimalkan diskon atau bonus yang bisa didapetkan seperti pinjam kartu kredit temen, saudara atau orang tua dan kumpulin teman atau saudara atau siapapun buat ikutan antre supaya bisa dapet lebih dari 1 unit.

Tujuannya sederhana : Untuk dijual kembali beberapa hari/minggu setelahnya dengan harga yang lebih tinggi.

3) Alay
Adalah mereka yang beli gadget baru karena temen-temennya pakai atau supaya terlihat keren. Harga dirinya ada di gadget yang digunakan. Orang-orang tipe ini juga bisa berantem di media sosial karena merek gadget favoritnya diejek. Beberapa lainnya menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan gadget baru seperti jual keperawanan untuk beli Blackberry.

4) Petualang
Rata-rata orang Indonesia berganti gadget setiap 18 bulan sedangkan orang-orang tipe ini jarang menggunakan gadget yang sama lebih dari 5-6 bulan. Mereka mudah ditemui sedang nongkrong di forum jual-beli atau milis jual-beli gadget.

Meski ada yang benar-benar kaya, orang-orang tipe ini kebanyakan berasal dari kelas menengah. Gadget yang sudah bosan mereka pakai akan mereka jual lalu tambahkan sedikit uang untuk beli gadget lainnya yang kemungkinan besar adalah gadget second.

5) Irit
Orang-orang tipe ini beli gadget baru hanya jika gadget sebelumnya hilang atau sudah (hampir) tidak bisa terpakai lagi sama sekali. Sekalinya mau beli gadget baru, pertimbangannya banyak banget. Beberapa dari mereka rela browsing-browsing atau keliling-keliling mall/pameran jauh lebih lama demi memastikan mereka beli gadget dengan harga paling murah.

Nah kamu termasuk yang mana?

featured image via festivalindonesia.wordpress.com

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
5 Years in IT Retailer, Startup owner, Gadget Enthusiast, Social Media Professional, Wordsmith, Amateur Jester.