Bosan dengan gadget lama? Baru dapat bonus dari kantor? Iri dengan gadget teman? Masih ada banyak faktor lain yang menyebabkan seseorang ingin mengganti gadgetnya dengan yang baru. Pastinya sebelum memutuskan untuk memboyong gadget baru ke rumah, Gadgeteers akan mencari review dulu mengenai gadget yang diincar kan? Baik dari internet maupun teman atau kerabat.

Kadang proses mencari review ini banyak yang terlewat. Karena biasanya sebelum membeli, yang dilihat hanyalah harga dan spesifikasi, jika dua faktor itu cocok maka gadget baru pun akan langsung diboyong ke rumah. Dan banyak juga yang kecewa setelah membeli, entah karena baterai boros, sparepart mahal dan banyak lagi. Kali ini @GadgetGaul akan coba mengingatkan kira-kira apa saja yang harus diamati pada saat mencari review gadget.

1. Cari Review Dan Kekurangan
Gadgeteers bisa langsung mencari di Google dengan kata kunci “Review ….” Titik-titik diisi dengan merek gadget yang ingin Gadgeteers cari. Setelah membaca review yang ada, jangan langsung puas dulu. Buka Google lagi, nah sekarang saatnya cari kekurangan. Setiap gadget yang paling bagus dan mahal sekalipun pasti ada kekurangannya. Dari situ tanyakan pada diri sendiri, apakah kekurangan itu akan mengganggu aktivitas Gadgeteers nantinya.

Misalkan, smartphone dengan spesifikasi terkini dan dibanderol dengan harga di atas Rp5 juta ternyata mempunyai kekurangan di sektor baterai. Apakah baterai yang boros ini nantinya akan mengganggu aktivitas Gadgeteers?

2. Jangan Menutup Mata
Selama proses mencari review kadang ditemui seseorang akan menyarankan menggunakan gadget lain sebagai alternatif. Jangan menutup mata mengenai hal ini, coba cari juga review dari gadget yang disarankan. Siapa tahu itu akan lebih cocok dengan yang Gadgeteers mau.

3.Kelanjutan Ke Depan
Sebuah barang, termasuk gadget tidak lepas dari kemungkinan rusak. Hal yang harus dicermati adalah mencari dukungan purna jualnya. Cari info mengenai service center yang tersedia, terutama jika Gadgeteers tidak tinggal di kota besar. Harga sparepart juga salah satu faktor yang harus diketahui, jangan sampai nanti jika gadget mengalami kerusakan dan setelah tahu harga sparepartnya mahal malahan tidak jadi diservis dan tidak bisa digunakan lagi. Dari pengalaman, biasanya yang sering rusak adalah LCD. Gadgeteers bisa cari di Google mengenai harga LCD gadget yang akan dibeli nantinya. Jangan lupa kalkulasikan lagi ongkos pasang karena biasanya harga yang diberikan hanya harga sparepart saja

4. Dukungan non-teknis
Yang dimaksud dengan dukungan non teknis ini adalah dukungan perangkat lunak. Sebuah gadget akan berfungsi optimal jika banyak didukung oleh banyaknya aplikasi yang dapat dipilih. Sesuaikan aktivitas Gadgeteers dengan dukungan aplikasi yang tepat. Selain aplikasi, dukungan dari pabrikan mengenai kelanjutan sistem operasi juga tidak kalah penting. Dengan mendapat dukungan update sistem operasi terbaru gadget akan senantiasa bisa bersaing di masa depan. Biasanya pabrikan akan memberitahukan produk-produk mana saja yang akan mendapatkan update sistem operasi terbaru dan yang tidak mendapat.

Tidak sulit bukan? Kuncinya hanya sedikit bersabar dan ada baiknya mempunyai koneksi internet. Semoga berhasil..Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.