Apakah gadgeteers seorang computer gamers? Jika ya, tentu Anda tidak asing lagi dengan istilah kartu grafis atau yang biasa disebut dengan VGA Card. Apakah VGA Card itu? Nah buat yang belum tahu nih ya, VGA Card itu adalah salah satu perangkat keras di dalam sebuah komputer/laptop yang memiliki tugas untuk memproses keluaran grafis dari cpu menuju ke layar monitor. VGA Card memiliki 2 jenis, yakni VGA Card integrated atau yang menjadi satu dengan prosesor/chipset, dan VGA Card dedicated atau yang terpisah dari prosesor.

Di dalam dunia VGA Card, ada 3 mitos utama yang biasanya diketahui oleh orang yang awam dengan komputer. Ketiga mitos tersebut antara lain:

1. Semakin tinggi memory VGA Card, maka semakin bagus VGA Card tersebut

Ini adalah mitos yang paling sering muncul. Padahal, untuk menjalankan sebuah game, VGA Card perlu lebih dari sekedar memory. Ada yang namanya ROPs, shaders corepixel fillrate, texture fillrate, dan lain-lain. Untuk menentukan sebuah VGA Card bagus atau tidak, kita harus melihat arsitekturnya secara keseluruhan. Kegunaan memory pada VGA Card hanyalah untuk memproses sebuah grafik di dalam game dengan resolusi tertentu. Semakin tinggi resolusi yang digunakan untuk bermain game, makan semakin besar pula game tersebut membutuhkan memory.

2. Setiap VGA Card generasi baru lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya

Ini tidak sepenuhnya benar. Mengapa? Di dalam VGA Card terdapat beberapa kasta, sama seperti di dalam gadget lainnya. Ada tipe low-endmid-end, dan high-end. Misalnya, Nvidia GeForce GTX 760 yang berada di kasta mid-end tentunya masih kalah performanya dibandingkan GTX 680 yang berada di kasta high-end. Namun, perbedaan diantara kasta antar generasi akan semakin sempit. Bisa dianalogikan seperti, Nvidia GeForce GTX770 memiliki kinerja yang tidak jauh berbeda atau bahkan sama dengan GTX 680.

3. VGA Card Nvidia cocoknya dengan prosesor Intel, kalau AMD Radeon dengan AMD

Inilah kesesatan selanjutnya yang benar-benar sesat. Tidak ada istilah cocok-cocokan antara merk VGA Card dengan merk prosesor. Apapun kombinasinya, usahakan saja sesuai dengan spesifikasi komputer Anda secara keseluruhan. Misalnya, komputer Anda menggunakan prosesor Core i3-3220 atau AMD Vishera FX 6300 (kelas mid-end), sebaiknya Anda kombinasikan dengan VGA Card Nvidia GeForce GTX650Ti atau AMD Radeon 7790 yang juga merupakan kelas mid-end. Sehingga tercipta sebuah kombinasi yang seimbang tanpa bottleneck. Baik prosesor maupun VGA Card dapat mengeluarkan kemampuannya secara menyeluruh. Patut diperhatikan juga slot PCIE pada motherboard Anda, apakah masih PCIE 2.0 ataukah sudah PCIE 3.0 (walaupun ini tidak terlalu berpengaruh di dalam prakteknya).

Bagaimana gadgeteets, apakah ada dari mitos di atas yang kamu pernah dengar? Hahaha, sekarang sudah tahu kan! Jika ingin membeli VGA Card, disarankan untuk mencari dan membaca review-nya terlebih dahulu. Banyak kok situs-situs teknologi yang menyediakan review VGA Card ataupun komponen komputer lainnya. Selain itu, bisa juga bertanya di sebuah forum yang membahas perangkat keras komputer. Semoga ke depannya gadgeteers tidak salah beli VGA ya!  Cheers 😀

nvidia-vs-amd

Gambar via offdutygamers.com, technewspedia.com, dan justlol.us

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Product Admin/Content Editor at tokopedia.com. Casual gamer | tech-writer @gadgetgaul | gadget enthusiast. Follow me on Twitter @juarazr