Prosesor merupakan otak dari sebuah komputer/laptop. Dengan prosesor, sebuah program dapat dijalankan sesuai dengan apa yang gadgeteers perintahkan. Nah, melanjutkan analisa mengenai 3 Mitos Seputar VGA Card Pada Komputer/Laptop , kali ini penulis akan mencoba menganalisis 3 buah mitos lainnya yang ada pada prosesor komputer maupun laptop. Apa sajakah mitos tersebut? Anda bisa melihatnya di bawah ini:

trying-to-win-a-bet-i-think-amd-is-better_o_1834931

1) Prosesor Intel lebih adem, AMD lebih cepat panas

Wah siapapun yang menciptakan mitos ini, pasti hidupnya nggak pernah move on. Mengapa? Memang ketika prosesor AMD masih zamannya AMD Duron dan Athlon Single Core, atau ketika AMD Phenom X4 generasi pertama, prosesor AMD memiliki temperatur yang cukup tinggi ketika dioperasikan. Namun sekarang, arsitektur dari prosesor AMD sudah sama canggihnya dengan arsitektur prosesor Intel.

Membuat keduanya memiliki suhu yang sama-sama “adem” ketika digunakan demi menjaga kestabilan komputer/laptop yang Anda gunakan. Intel pun tidak selamanya adem. Ketika zaman Intel Pentium D keluar, itulah zaman di mana prosesor Intel seringkali mengalami overheat atau kepanasan. Suhu prosesor juga tidak bisa dipukul sama rata antara satu komputer/laptop dengan yang lainnya. Karena masing-masing memiliki airflow dan sistem pendinginan yang berbeda-beda di dalam casingnya.

2) Lebih banyak core lebih baik?

Ada mitos mengatakan bahwa prosesor quad core lebih baik dibandingkan prosesor dual core. Atau prosesor octa core (saat ini dimiliki AMD Vishera FX 8350) lebih baik dibandingkan prosesor Intel Core i7 4770k yang hanya quad core (namun multi threaded). Hal ini tidak selamanya benar. Tidak semua software dapat mengoptimalkan penggunaan jumlah core yang ada di dalam sebuah prosesor.

Dan sama seperti VGA Card, pada prosesor kita harus melihat arsitektur yang digunakan, seperti chipset, ukuran die, jumlah cache, dan lain-lain. Anda tidak bisa hanya melihat dari kecepatan GHz nya saja ataupun jumlah core yang dimiliki. Untuk mengetahui prosesor mana yang terbaik untuk kebutuhan gadgeteers, ada baiknya Anda mengecek terlebih dahulu komparasinya di situs-situs teknologi ternama seperti Anandtech.

3) Prosesor Intel bagus buat multitasking, AMD bagus buat gaming

Inilah salah satu statement yang paling menyesatkan di dunia teknologi. Tidak ada prosesor yang dikhususkan untuk mengerjakan sebuah pekerjaan tertentu saja. Sepengetahuan penulis, prosesor di dalam komputer hanya terbagi menjadi dua: yakni seri consumer untuk pengguna umum seperti Intel Core-i series dan AMD Phenom/Vishera series, serta untuk server seperti Intel Xeon series dan AMD Opteron series.

Semua prosesor sama baiknya untuk mengerjakan tugas apapun. Hanya saja, memang di beberapa program ataupun game tertentu ada salah satu prosesor yang memiliki keunggulan dibandingkan prosesor lainnya. Untuk mengeceknya, sama seperti poin nomor 2, Anda bisa melihat komparasi maupun review dari situs-situs teknologi ternama.

intel_vs_amd

Bagaimana gadgeteets, apakah ada dari mitos di atas yang kamu pernah dengar? Hahaha, sekarang sudah tahu kan! Jika ingin membeli prosesor, disarankan untuk mencari dan membaca review-nya terlebih dahulu. Banyak kok situs-situs teknologi yang menyediakan review prosesor ataupun komponen komputer lainnya. Selain itu, bisa juga bertanya di sebuah forum yang membahas perangkat keras komputer. Semoga ke depannya gadgeteers tidak salah beli prosesor ya!  Cheers icon biggrin 3 Mitos Seputar VGA Card Pada Komputer/Laptop

intel-vs-amd_o_873261

 

Gambar via memecenter.com, linuxrants.com, vaultnetworks.com

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Product Admin/Content Editor at tokopedia.com. Casual gamer | tech-writer @gadgetgaul | gadget enthusiast. Follow me on Twitter @juarazr