Pertengahan Juni 2013 ada pameran komputer dan gadget tahunan yang diselenggarakan di 5 kota besar di Indonesia . Biasanya, acara pameran besar-besaran ini akan menarik minat para calon pembeli yang sedang mencari laptop, hardware PC, dan gadget terbaru. Beragam promo menarik ditawarkan oleh sejumlah penjual. Namun, sebagai calon pembeli kita harus pintar-pintar sebelum membeli barang di pameran, terutama laptop. Memangnya kenapa? @GadgetGaul akan mencoba memberikan beberapa alasannya sebagai berikut:

1) Tidak selalu promo di pameran lebih murah
Pameran identik dengan promo murah dan besar-besaran. Mungkin jika Anda membandingkan harga pameran dengan harga toko retail ternama di mall, hal ini berlaku. Namun ternyata, hal ini menjadi tidak berlaku ketika kita membandingkannya dengan harga yang ada di pusat perbelanjaan toko komputer seperti banyak beredar di Mangga Dua. Kenapa bisa seperti itu?

Hal ini dikarenakan penjual yang membuka stand di pameran harus membayarkan uang sewa stand dan sales promotion girl/boy. Sedangkan untuk penjual yang ada di toko komputer tidak perlu melakukan hal itu. Akan tetapi, biasanya banyak bonus yang Anda bisa dapatkan ketika membeli laptop pada saat pameran. Seperti flash disk, tas laptop, ataupun hanya sebuah payung cantik.

2) Pergi ke pameran memerlukan biaya lebih
Hal ini adalah salah satu yang biasanya tidak dipertimbangkan oleh calon pembeli laptop. Ketika kita pergi ke pameran, kita tidak hanya mengeluarkan uang untuk pembelian laptop-nya saja. Ada uang parkir yang cukup mahal (karena adanya tukang parkir liar), belum lagi biaya masuk ke dalam area pamerannya (walau terbilang cukup murah).

Jika datang pada saat weekend, untuk mencari tempat parkir saja sudah sangat sulit. Selain itu, kita juga harus berjuang melewati lautan manusia yang membanjiri area pameran. Tidak jarang orang yang kehilangan barang berharga seperti ponsel dan dompet setelah ia berdesak-desakan di pameran.

3) Laptop yang dijual di pameran biasanya bukan produk baru
Pameran komputer di luar negri lazimnya adalah ajang unjuk gigi para produsen komputer untuk memamerkan produk-produk terbaru mereka dengan segala inovasinya. Namun, apa yang terjadi dengan pameran komputer di Indonesia adalah sebaliknya. Para produsen maupun penjual komputer hanya mengejar keuntungan semata dengan menggelontorkan sisa stok lama mereka. Tentunya hal ini mengecewakan para penikmat teknologi yang ingin mencicipi ataupun membeli produk-produk dengan teknologi terbaru.

Sumber gambar: swaragamajogja.com

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.
Product Admin/Content Editor at tokopedia.com. Casual gamer | tech-writer @gadgetgaul | gadget enthusiast. Follow me on Twitter @juarazr