Dengan adanya lebih dari 700 ribu aplikasi dan permainan yang ada di Google Play Store saat ini membuat kita senang menjelajah toko digital tersebut. Jika menemukan aplikasi/permainan yang menarik, maka tentu kita akan mengunduhnya untuk dapat dijalankan di ponsel maupun tablet Android kita.

Bagaimana jika kita menemukan aplikasi/permainan yang ingin kita unduh ternyata berbayar? Menurut pengamatan penulis, banyak dari pengguna ponsel/tablet Android Indonesia enggan untuk membeli aplikasi/permainan berbayar tersebut. Dibandingkan dengan membeli, mereka lebih senang untuk mencari apk yang sudah dicrack yang tersebar di berbagai situs penyedia apk tidak resmi. Mengapa hal tersebut terjadi?

1.  Kebiasaan Membeli Barang Bajakan

Sudah menjadi kebiasaan sebagian orang Indonesia kalau dalam kehidupan sehari-harinya secara sadar maupun tidak sadar menikmati konten digital yang berasal dari hasil pembajakan. Jika ingin menonton film, dari pada membeli DVD asli yang harganya ratusan ribu rupiah lebih baik membeli DVD bajakan yang dijual di pinggir jalan dengan harga kurang dari Rp10 ribu. Kalau mau lebih hemat lagi, kita tinggal mencari koneksi internet cepat dan mengunduh film tersebut dari situs-situs yang menyediakannya.

Bagaimana dengan lagu? Penulis yakin lebih dari 90% pembaca artikel ini pasti pernah mengunduh lagu bajakan berformat mp3 maupun flac yang tersebar di forum-forum maupun situs file sharing terkenal seperti 4shared. Nah kebiasaan-kebiasaan seperti ini yang membuat orang Indonesia malas untuk membayar aplikasi/permainan yang mereka unduh dari Google Play Store. Kalau ada yang lebih murah (baca: gratis), kenapa harus bayar mahal?

2.  Metode Pembayaran Google Play Store Indonesia Yang Kurang Fleksibel

Penulis pernah mencoba membeli aplikasi berbayar di Google Play Store. Namun ketika masuk ke dalam halaman pembayaran, metode pembayaran di Google Play Store untuk regional Indonesia hanyalah sebatas menggunakan kartu kredit. Ada pilihan untuk menggunakan kartu debit, namun ternyata kartu debit bank-bank di Indonesia tidak diakui secara internasional. Tentu saja penulis langsung mengurungkan niat karena penulis tidak memiliki kartu kredit.

Metode pembayaran yang terbatas seperti inilah yang mungkin membuat sebagian besar dari kita, terutama yang tidak memiliki kartu kredit menjadi enggan membeli aplikasi/permainan berbayar di Google Play Store. Kalau saja kita dapat membeli aplikasi/permainan tersebut dengan metode pembayaran yang lebih mudah seperti penggunaan kartu debit Indonesia atau pemotongan pulsa operator, penulis yakin pasti banyak dari kita yang bersedia membeli aplikasi/permainan tersebut.

3.  Gratis, Tapi Kok Harus Bayar?

Teman-teman pembaca, terutama para gamer di Android pasti sering menemukan permainan yang dapat diunduh gratis tapi ketika kita sudah memainkan permainan tersebut, ternyata banyak konten di dalamnya harus beli lagi. Sebagai contoh, permainan-permainan keluaran Glu Mobile menggunakan Glu Credits yang dapat ditukarkan dengan item-item yang dapat membantu permainan kita.

Permainan-permainan keluaran Gameloft pun sama. Mereka menggunakan Gameloft Cash sebagai alat pembayaran di dalam game tersebut. Nah, credit/cash tersebut harus kita beli untuk dapat memainkan permainan secara lebih maksimal dan menyenangkan. Namun kembali lagi ke permasalahan kedua tadi, kita hanya dapat membeli credit/cash tersebut dengan menggunakan kartu kredit.Maka dari itu, kita sering sekali mencari apk yang sudah dimodifikasi agar kita dapat memperoleh item-item tersebut dengan gratis atau  dengan menggunakan cheat engine.

Sekian hasil pengamatan singkat penulis. Semoga ke depannya Google Indonesia dapat memberikan solusi yang terbaik agar masyarakat Indonesia dapat membeli aplikasi/permainan berbayardari Play Store dengan cara yang lebih mudah dan aman. Salam Gadgeteers! 😀

Askar Juara
Mahasiswa jurusan Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  Universitas Indonesia. Memiliki minat dalam bidang teknologi informasi, khususnya di perkembangan komputer dan gadget. Penulis juga aktif di subforum Hardware Computer di forum Kaskus. Kamu bisa follow Twitter penulis di @juarazr

Sumber Gambar : AndroidCommunity.com

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.