Pada saat ini, banyak produsen perangkat keras komputer berlomba-lomba untuk meluncurkan produk berbasis mobile ke pasaran. Laptop, tablet, maupun ponsel cerdas menjadi tren gadget masa kini. Bahkan beberapa analis menyebutkan bahwa di tahun 2013 ini, netbook, salah satu turunan dari laptop akan kehilangan pangsa pasarnya menyusul dengan semakin banyaknya tablet bermunculan dan semakin murahnya juga harga laptop.

Hasil riset IDC yang diumumkan pada 10 Januari 2013 silam menunjukan bahwa secara umum pangsa pasar komputer desktop dunia pada kuartal IV 2012 turun 6.4% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya meski Lenovo dan Asus mencatat peningkatan pangsa pasar komputer desktop mereka masing-masing sebesar 8.2% dan 5.6%. Sementara penurunan pangsa pasar komputer desktop dunia kuartal IV tahun 2012 terbesar disumbang oleh Acer dengan angka sebesar 28.2%.

Data-Penjualan-Komputer-2012-GGSumber: IDC Worldwide Quarterly PC Tracker

Hal tersebut dimungkinkan dikarenakan tuntutan mobilitas banyak orang yang semakin tinggi, dimana orang-orang membutuhkan perangkat pendukung yang dengan mudah dibawa kemana-mana. Namun, penulis berpendapat komputer desktop tidak akan punah dalam waktu dekat seperti netbook. Ada beberapa alasan mengapa kita masih membutuhkan komputer desktop, diantaranya:

1. Kebutuhan Bermain Game “Berat”
Kebanyakan orang merakit komputer-nya dengan perangkat keras kelas atas hanya untuk dapat memainkan game-game favorit mereka. Game-game favorit seperti Call of Duty series, Crysis series, Battlefield series adalah beberapa contoh game yang membutuhkan spesifikasi perangkat keras tinggi untuk dapat dinikmati dengan settingan grafik dan suara yang memanjakan mata dan telinga.

Tentu saja hal ini akan sulit didapatkan dari laptop yang memiliki spesifikasi di bawah komputer desktop. Apalagi jika dilihat dari price-performance, laptop gaming masih sangat jauh selisihnya dari komputer desktop rakitan high-end. Dengan modal 10 juta rupiah kita sudah dapat merakit komputer high-end yang dapat melahap semua “game berat”, namun untuk laptop kita harus mengeluarkan uang 2x bahkan 3x lipat komputer desktop.

2. Kebutuhan Pekerjaan
Orang-orang yang memiliki pekerjaan seperti desainer grafis dan arsitek banyak menggunakan komputer desktop untuk membantu pekerjaan mereka. Perangkat lunak seperti Photoshop, Illustrator, 3DMax, AutoCAD, SketchUp, ataupun yang lainnya adalah perangkat lunak kategori “berat”.

Sama seperti halnya game “berat”, perangkat lunak tersebut juga memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi untuk dapat dijalankan secara nyaman. Selain itu, kestabilan kinerja komputer juga dibutuhkan karena pekerjaan yang dilakukan dapat memakan waktu lama. Hal ini tentunya tidak akan dapat dilakukan di laptop, di mana penggunaannya tidak dirancang untuk nyaman digunakan dalam waktu lama.

3. Kebutuhan Modifikasi
Salah satu kebutuhan yang mungkin tidak terlalu penting, tapi menjadi salah satu hobi bagi para pecinta perangkat keras komputer adalah modifikasi komputer desktop. Mereka tidak hanya memperhatikan komputer desktop mereka berdasarkan kinerja komputasinya saja, namun juga seni dan estetika dari komputer desktop yang mereka miliki. Model dari casing, kipas yang digunakan, serta pemakaian lampu neon di dalam casing adalah beberapa hal yang dilakukan oleh para modders (sebutan  untuk penggemar modifikasi komputer desktop) untuk mempercantik tampilan komputer desktop mereka.

featured image via techgadgets.in

Askar JuaraAskar-Juara-GadgetGaul
Mahasiswa jurusan Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Memiliki minat dalam bidang teknologi informasi, khususnya di perkembangan komputer dan gadget. Penulis juga aktif di subforum Hardware Computer di forum Kaskus. Kamu bisa follow Twitter penulis di @juarazr

Artikel Menarik Lainnya:

The following two tabs change content below.